Penanganan Pasca Panen pada Produk Hortikultura

Penanganan Pasca Panen pada Produk Hortikultura – Hortikultura adalah suatu cabang dari ilmu pertanian yang mempelajari budidaya sayuran, buah-buahan, serta tanaman hias. Dalam GBHN (1993-1998) selain ketiga komoditas tersebut, tanaman obat-obatan masuk ke dalam hortikultura. Peranan hortikultura untuk manusia adalah memperbaiki gizi masyarakat, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan petani, memperbesar devisa negara serta memberikan kelestarian lingkungan dan keindahan.

a

Sifat khas dari hortikultura adalah tidak tahan lama atau tidak dapat disimpan lama, memerlukan tempat yang luas atau lapang, mudah rusak dalam pengangkutan, fluktuasi harganya tajam serta melimpah ruah pada saat musimnya dan langka pada musim lain. Hal-hal tersebut yang menyebabkan kerugian pada petani. Permasalahan mengenai sifat-sifat produk hortikultura perlu diperhatikan dan perlu tindakan panen maupun pasca panen.

Panen adalah kegiatan pengambilan atau pemungutan hasil dari pertanian yang sudah saatnya untuk dipetik dan telah cukup umur. Produk hortikultura pasca panen tidak dapat naik tetapi harus tetap diperhatikan kualitasnya yaitu dengan penanganan pasca panen.

Sebenarnya dalam keilmuan pasca produksi terdiri dari 2 (dua) yaitu pasca panen (postharvest) dan pengolahan (processing). Penanganan pasca panen atau pengolahan primer (primary processing) adalah perlakuan yang diberikan dari panen hingga sampai pengolahan berikutnya atau dikonsumsi dalam bentuk segar (tanpa diolah). Secara umum pengolahan primer tidak mengubah bentuk atau penampilan. Pengolahan (secondary processing) adalah kegiatan atau tindakan mengubah produk panen menjadi bentuk lain agar dapat bertahan lebih lama (awet) serta mencegah adanya perubahan yang tidak diinginkan.
Penanganan pasca panen merupakan perlakuan atau tindakan yang diberikan pada produk pertanian setelah panen sampai produk ada di tangan konsumen.Penanganan pasca panen ditujukan agar produk panen tidak mudah rusak, memperpanjang kesegaran serta kualitasnya tetap terjaga dengan baik agar bisa diproses lagi. Penanganan pasca panen memerlukan teknologi dan sarana yanag baik. Adapu tahapan penanganan pasca panen adalah sebagai berikut

  • Pemanenan yaitu pemetikan produk pertanian yang telah cukup umur
  • Pengumpulan yaitu kegiatan mengumpulkan produk panen agar dalam penyortirannya lebih mudah
  • Sortasi merupakan kegiatan pemilihan atau pemisahan antara yang bagus dengan yang jelek
  • Pencucian merupakan kegiatan mencuci produk panen hasil sortasi dari kororan yang menempel
  • Grading merupakan pengelompokan produk hortikultura ke dalam kelas-kelas yang standarnya sudah ditetapakan.
  • Pengemasan yaitu kegiatan mengurangi kerusakan pada produk panen karena adanya benturan selama proses penyimpanan atau distribusi.
  • Penyimpanan dan pendinginan ditujukan agar produk panen tetap segar. Pada saat proses penyimpanan dan pendinginan enzim respirasi akan tertekan yang menyebabkan laju respirasi kecil sehingga produk panen tetap segar.
  • Transportasi yaitu kegiatan mendistribusikan produk panen yang telah melewati tahapan penanganan pasca panen.

Di Indonesia, kebanyakan penanganan pasca panen masih dilakukan secara konvensional (tradisional) bila dibandingkan dengan pra panen. Rendahnya teknologi yang diterapkan, sarana dan prasarana panen atau pasca panen yang terbatas serta akses informasi dalam penerapan teknologi yang terbatas merupakan kendala para petani atau pelaku usaha agar dapat berkembang.

Implementasi teknologi pendinginan, penyimpanan serta pengangkutan produk hortikultura sudah dilakukan. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana teknologi ersebut diimplementasikan agar mengatasi permaslahan pasca panen yaitu kerantara ugian. Dengan demikian perlu adanya kerjasama yang baik pelaku pascapanen hortikultura dengan perekayasa khususnya bidang pertanian. Kerjasama yang baik akan terbentuk apabila ada koordinasi yang sungguh-sungguh melalui pertemuan-pertemuan yang intensif dalam perumusan program serta sosialisasi penerapan teknologi.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *