Penelitian: Ini Dia Kunci Dari Pasangan yang Berbeda

Dalam suatu survei dengan pertanyaan tentang cara menghadapi suatu masalah dalam berhubungan, yang dilakukan oleh 300 responden, 44% menyatakan bahwa sumber permasalahan dalam hubungan mereka adalah perbedaan karakter alias sudut pandang yang berbeda dalam memandang suatu permasalahan.

g 6

75% dari 132 responden  mengatakan bahwa mereka tetap berusaha untuk mempertahankan hubungan dengan alasan cinta. Sedangkan sisanya, 25% memilih untuk putus sebab tidak tahan lagi untuk menghadapi berbagai pertikaian yang terjadi.

Sebagian banyak dari mereka mengaku sudah berusaha untuk mempertahankan hubungannya kurang lebih satu tahun. Ketika ditanya bagaimana cara menangani permasalahannya.

Ada yang mengatakan dengan mengalah, berdiskusi, berusaha mengubah karakter, bersikap sabar, dan berdiam diri supaya masalah tidak semakin melebar. Namun, kenapa hal tersebut tidak berhasil juga?

Masalahnya terletak di kedua belah pihak sendiri. Ada kalanya mereka mengalah dalam suatu masalah. Namun, tidak sepenuhnya rela dan ikhlas melakukan hal tersebut. Buktinya, mengalah hanya dilakukan supaya masalah cepat selesai dan tidak melebar ke hal-hal lainnya.

Mereka hanya menghindari timbulnya konflik, sementara akar permasalahan tidak dituntaskan sampai ke akarnya.

Sah-sah saja sih, asalkan memang ikhlas melakukannya. Tapi, pada realitasnya, ketika masalah lain timbul, setiap pribadi tetap tidak bisa menerima karakter dari pasangannya.

Tindakan mengalahnya tadi, sebenarnya adalah warning dimana ia meminta agar pasangannya mengubah pribadinya supaya tidak seperti itu lagi. Namun, walau bagaimanapun, tidak mudah mengubah sifat dasar dari setiap pribadi. Sebab itu anugerah yang diberikan Tuhan untuknya.

Pihak yang berusaha mengubah karakternya akan merasa tertekan dan tidak puas, sebab tidaklah nyaman menjalani hubungan dengan ditekan seperti itu. Ibaratnya, ia seperti bom waktu yang setiap saat bisa meledak.

Kemudian, tinggal menunggu kapan saatnya bom itu meledak. Ketika masalah lain datang menghampiri, dan keduanya tetap bersikap sama, perbedaan karakter menghalangi mereka sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah saja.

Lalu apa yang dilakukan oleh mereka yang mengalami perubahan positif dalam hubungannya dengan pasangan, walau memiliki perbedaan karakter?

Mereka melakukan hal yang sederhana, meski tak sesederhana itu pada kenyataannya. Mereka berhenti berharap dan bermimpi agar pasangannya menjadi lebih romantis, perhatian atau berhenti bermain dengan teman-temannya. Yang mereka lakukan adalah menerima. Menerima pasangannya apa adanya ia.

Ketika sudut pandang kita berbelok seperti ini, setidaknya akan ada perubahan lain dalam diri kita sendiri. Seperti, mulai berkurangnya tuntutan kita pada pasangan, dan berkurangnya rasa ketidakpuasan padanya. Emosi kita akan lebih redam dan kepala kita lebih dingin.

Saat semuanya sudah rela dan ikhlas dijalani, maka hal lain juga akan lebih mudah dijalani.

Jadi apa kuncinya? Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa kunci untuk menjalani hubungan yang berbeda adalah dengan menerima pasangan apa adanya. Tak menuntut lebih atau kurang. Sebab, tak ada manusia yang sempurna.

Baca Artikel Lainnya :

Namun, jika Anda tetap tidak bisa menerima perbedaan antara Anda dengan pasangan, jangan berkecil hati. Sebab, mungkin pasangan sejati Anda memang bukan dia. Orang itu sedang menunggu agar Anda melihatnya. Cobalah untuk memperluas pandangan Anda, dan jangan hanya berpijak dan bergantung pada satu hal saja.

Pada akhirnya, pilihan yang terbaik adalah berusaha untuk meng-upgrade diri agar menjadi lebih baik lagi. Semua yang baik akan datang kepada hal yang baik pula bukan?

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *