Pengendalian Hama dan Penyakit Timun

Pengendalian Hama dan Penyakit Timun – Mentimun, buah yang juga dikategorikan dalam sayuran. Tanaman yang satu ini cukup banyak digemari oleh masyarakat untuk dibudidayakan mengingat banyak sekali manfaatnya dengan harga yang juga tak bisa dikatakan murah.

1

Timun sendiri merupakan jenis tanaman yang masih satu keluarga dengan semangka, tak heran jika kandungan air yang ada di dalamnya cukup banyak, namun hati-hati bagi yang menderita darah rendah, karena pada kenyataannya konsumsi secara berlebihan dapat menurunkan tekanan darah anda. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman pangan mentimun juga banyak digunakan dalam industri kecantikan.

Tanaman tersebut dipercaya sangat bermanfaat untuk membuat kulit nampak lebih lembab dan juga mengatasi wajah yang berminyak, jadi jangan heran jika semisalnya kebanyakan diantara produk kecantikan yang anda gunakan mengandung ekstrak mentimun di dalamnya. Bahkan anda sendiri bisa membuat masker menggunakan mentimun.

Pada dasarnya mentimun sama seperti tanaman-tanaman sejenisnya yang memerlukan perawatan ekstra untuk tetap hidup. Apalagi jika dilihat ada banyak sekali jenis penyakit dan hama yang bisa dengan mudah menyarangnya, diantaranya yaitu:

  1. Kumbang atau kutu kayu, biasanya dikenal juga dengan nama oteng-oteng, hewan yang senantiasa merusak dengan memakan daging daun dan membuatnya menjadi bolong, cara mengatasinya terbilang cukup mudah yaitu dengan mengandalkan pestisida baik itu pesona maupun natural BVR.
  2. Ulat tanah, tak hanya mentimun memang, namun segala macam tanaman bisa dengan mudah diserang olah hama yang tau ini, biasanya ulat tersebut akan memakan daun maupun batang sehingga pertumbuhan akan terhambat, jika sudah seperti ini maka anda bisa menggunakan pestisida untuk memberantasnya, ada banyak pilihan pestisida, diantaranya adalah natural mentilat.
  3. Pembusukan daun, mungkin satu masalah yang sering dialami adalah bagian daun yang secara tiba-tiba membusuk, penyakit ini sering kali menyebabkan kerugian para petani timun, untuk menghindarinya maka berikan aturan GLIO sebelumnya agar daun tak mudah terserang penyakit ini.
  4. Antraknose, ternyata tak hanya sapi atau hewan saja yang bisa terkena penyakit antraks, melainkan juga mentimun, penyakit ini biasanya akan menyerang dengan gejala berupa bercak-bercak coklat pada daunnya yang semakin lama akan menyebabkan pembusukan, penanganannya sama dengan pembusukan pada daun yaitu pemberian natural GLIO.
  5. Virus, ada cukup banyak jenis virus yang rentan menyerang tanaman ini, biasanya serangan virus tersebut ditandai dengan warna daun yang menjadi belang, mengkerut dan juga akan menggulung.

Itulah beberapa jenis penyakit dan juga hama yang sering kali menyerang tanaman mentimun, jadi jika anda tertarik untuk melakukan pembudidayaan maka harus menyiapkan beberapa pestisida untuk mengatasinya. Tanaman timun biasanya membutuhkan waktu yang tak terlalu lama untuk berbuah dan siap panen, namun tak sembarangan iklim cocok untuk membudidayakannya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *