Pengertian, Ciri-Ciri, Reproduksi, dan Peranan Fungi

Fungi atau jamur merupakan organisme atau mahluk hidup eukariotik heterotrof yang cara penyerapan makanannya berasal dari luar tubuh, yang kemudian sel-selnya akan menyerap nutrisi dan mineralnya masuk.

Menurut Tainter dan Baker fungi merupakan mikroorganisme yang tidak mempunyai klorofil pada tubuhnya. Fungi berkembang biak secara seksual maupun aseksual.

l 115

Nah, untuk mengetahui lebih mendalam mengenai fungi, berikut akan dijelaskan secara keseluruhan fungi tersebut. Check this out!

Ciri-ciri Fungi

  1. Merupakan mahluk hidup eukariotik, diman sel funginya memiliki mebran inti yang kromosomnya mengandung DNA. Selnya juga mempunyai organel sitoplasmik seperti, mitokondria, ribosom dan
  2. Fungi bukan tumbuhan, sehingga tidak memiliki kloroplast yang merupakan tempat fotosintesis pada tumbuhan. Sebagai sumber energinya fungi memerlukan sebuah senyawa organik.
  3. Fungi mempunyai dinding sel yang terbuat dari zat kitin. Fungi juga mempunyai vakuola.
  4. Habitat dan Cara Hidup Fungi

Habitat fungi beranekaragam, akan tetapi pada umumnya dapat ditemukan pada daerah atau tempat yang lembab. Fungi juga dapat ditemukan di lingkungan yang mengandung asam tinggi.

Cara hidup fungi yaitu dengan menyerap zat organik yang berasal dari lingkungan sekitarnya. Yang berdasarkan makannya, fungi akan bersifat sebagai saprofit, mutual, maupun sebagai parasit.

Reproduksi Fungi

Fungi dapat bereproduksi ganda, yaitu secara seksual maupun aseksual. Reproduksi seksual akan terjadi dengan perubahan bentuk tunas yang terdapat pada jamur uniseluler dan pemutusan hifa atau fragmentasi miselium yang dilakukan oleh spora seksual yang dihasilkan dengan singami.

Singami sendiri terdiri dari dua tahap, yakni kariogami dan plasmogami. Sedangkan reproduksi secara aseksual atau dengan spora vegetatif yang terdapat pada jamur multiseluler.

Klasifikasi dan Peran Fungi

Secara umum berdasarkan cara reproduksinya fungi dibagi kedalam empat kelas, yaitu:

  1. Zygomycota, menghasilkan zygospora dan Kelas ini mempunyai hifa yang tidak bersekat. Contohnya Rhizopus oryzae yaitu jamur tempe.
  2. Ascomycota, menghasilkan askospora dan konidiospora. Kelas ini mempunyai hifa yang bersekat. Contohnya Aspergillus wentii yaitu jamur kecap.
  3. Basidiomycota, menghasilkan basidiospora. Kelas ini mempunyai hifa bersekat. Contohnya Volvariella volvacea yaitu jamur merang.
  4. Deuteromycota, belum diketahui spora seksualnya. Contohnya Monilia sitophila yaitu jamur oncom.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

One thought on “Pengertian, Ciri-Ciri, Reproduksi, dan Peranan Fungi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *