Pengertian, Contoh Dan Perbedaan Sinonim, Antonim, Dan Polisemi

Melalui artikel kami kali ini akan menjelaskan dengan singkat tentang pengertian, contoh, dan perbedaan Sinonim, Antonim, dan Polisemi untuk dapat menambah wawasan dan pengetahuan para pembaca tentang bidang – bidang ini.

Pengertian, Contoh Dan Perbedaan Sinonim, Antonim, Dan Polisemi

Pengertian, Contoh Dan Perbedaan Sinonim, Antonim, Dan Polisemi

Yang dimaksud dengan istilah Sinonim adalah merupakan rangkaian dua atau lebih kata yang mempunyai arti / makna sama atau mirip satu dengan yang lainnya. Sinonim sebuah kata bisa ditentukan atau diartikan dengan mudah melalui konteks kalimat masing – masing.

Contoh dari Sinonim adalah :

Perhatikan dari satu contoh kalimat tersebut di bawah ini :

Bencana alam yang kadang – kadang terjadi seperti gunung meletus, banjir, angin topan, dan lain sebagainya merupakan suatu peristiwa terhadap fenomena alam yang kedatangannya tak bisa diduga, setiap saat bisa terjadi.

Beberapa kata – kata yang bercetak miring dalam konteks kalimat tersebut di atas mengandung arti yang sama dengan kata – kata tersebut di bawah ini :

Bencana artinya sama dengan musibah.
Angin topan mengandung arti badai.
Peristiwa sama artinya dengan kejadian.
Saat mengandung arti waktu.

Berikut adalah pengertian dari Antonim adalah kata – kata yang memiliki makna atau arti kebalikan atau berlawanan dari makna kata – kata yang lainnya melalui sebuah konteks kalimat masing – masing.

Contoh Antonim adalah :

Gumpalan awan panas yang keluar dari letusan Gunung Merapi memiliki proses yang terlalu cepat.

Nah kata – kata yang bercetak miring dalam konteks kalimat tersebut di atas memiliki arti yang berlawanan dengan kata – kata berikut di bawah ini :

Panas berlawanan arti dengan dingin.
Cepat berlawanan arti dengan lambat.

Nah yang terakhir adalah yang dimaksud dengan Polisemi merupakan salah satu bentuk bahasa (yang dimaksud adalah kata atau frase) mengandung arti atau makna lebih dari satu. Polisemi terjadi sebagai akibat adanya proses pergeseran makna sehingga satu kata dengan yang lainnya memiliki hubungan diantara masing – masing arti dari kata – kata tersebut.

Contoh kata dalam konteks kalimat dari Polisemi adalah :

Kepala adikku kemarin malam terbentur dinding.

Kepala mengandung arti bagian tubuh dari manusia yang letaknya paling atas.

Kepala kereta api jurusan Kota Solo – Jogja baru saja dilepaskan dari bagian gerbong penumpang.

Kepala kereta api mengandung makna lokomotif.

Nah suku kata kepala dalam contoh – contoh kalimat tersebut di atas masing – masing mempunyai hubungan dalam hal makna. Arti dasar dari kata – kata yang dimaksud adalah memperlihatkan sesuatu yang memiliki kedudukan sama – sama berada di atas, inilah yang termasuk ke dalam kelompok Polisemi.

Baca Juga :

Perbedaan antara Sinonim, Antonim, dan Polisemi bisa anda baca ulang tentang penjelasan dari kami tersebut di atas mengenai pengertian dan contoh masing – masing.

 

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *