Pengertian dan Ciri-ciri Gamet

Pengertian dan Ciri-ciri Gamet – Dalam proses reproduksi, ada banyak istilah penting yang perlu Kita ketahui. Salah satunya yaitu gamet yang merupakan bagian penting dan berperan dalam proses reproduksi seksual yang terjadi pada setiap organisme makhluk hidup, termasuk manusia.

1

Gamet memiliki fungsi dan peran yang besar dalam kelangsungan proses reproduksi manusia sehingga istilah yang satu ini patut Kita pahami secara detail untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan.

Apa yang dimaksud dengan gamet?

Gamet merupakan sel yang diproduksi oleh suatu organisme dengan tujuan untuk memperlancar proses reproduksi seksual. Dalam proses reproduksi manusia, sel telur dan juga sperma merupakan dua buah sel seksual yang berbeda. Masing-masing memiliki ukuran dan kualitas yang tidak sama, jumlahnya pun berbeda.

Setiap sel memiliki 23 kromosom yang jumlahnya setengah bagian dari jumlah sel-sel bagian tubuh lainnya. Sel-sel tersebut dibentuk oleh divisi bagian seluler yang disebut dengan meiosis. Hal ini hanya terjadi di bagian organ seks primer, yaitu testis dan juga ovarium. Proses fertilisasi akan menggabungkan gamet dari organ kedua orang tua menjadi zigot dan mengalami proses selanjutnya.

Proses pembagian sel

Organisme seksual membentuk gamet yang akan menggabungkan satu sel dengan sel lainnya untuk memperlancar proses reproduksi. Manusia memiliki 23 kromosom. Ada yang disebut dengan haploid dan ada juga yang dikatakan sebagai diploid.

Proses tersebut nantinya akan membedakan dua jenis kelamin secara biologis. Apabila menghasilkan anak laki-laki, maka pasangan kromosom yang dihasilkan yaitu XY, sedangkan wanita XX. Masing-masing kromosom terdiri dari gen yang diikat secara berurutan. Berhubung sel telur atau ovum pada wanita hanya dapat membawa kromosom X, maka jenis kelamin akan ditentukan oleh sel atau gamet jantan.

Proses pembagian sel untuk menghasilkan salinan baru dari aslinya merupakan proses yang disebut dengan mitosis. Sedangkan pembagian sel yang sedikit berbeda yang menghasilkan gamet baru disebut dengan meiosis. Kedua proses tersebut melibatkan penyalinan DNA dari suatu inti sel induk ke sel yang baru.

Namun meiosis melibatkan kombinasi khusus DNA yang diproses dari kedua gamet asli dari orang tua. Proses ini menghasilkan informasi gen turun temurun yang membuka kemungkinan banyaknya sifat yang diwariskan dalam organisme yang baru diproduksi. Itulah sebabnya anak-anak cenderung memiliki campuran gen atau keturunan dari kedua orang tuanya masing-masing.

Ciri-ciri gamet jantan dan betina

Gamet jantan dan betina tentu saja berbeda. Faktor yang membedakan diantara keduanya yaitu berdasarkan ukuran dan juga kuantitas. Gamet jantan dari pria atau sperma diproduksi di dalam testis atau disebut dengan spermatogenesis.

Sperma memiliki bentuk yang kecil dan diproduksi dalam jumlah yang besar. Akan tetapi, gamet jantan ganya sedikit yang sanggup mencapai proses fertilisasi. Sedangkan gamet betina atau sel telur dihasilkan dalam proses cogenesis.

Sel telur berbentuk besar dan memiliki sitoplasma yang nantinya akan memelihara embrio jika mengalami pembuahan. Dalam proses pembuahan tersebut, gamet akan bersatu dan menghasilkan zigot. Zigot tersebut memiliki 46 kromosom yang diperoleh dari setiap sel yang disumbangkan oleh kedua orang tuanya.

Pada organisme lain seperti ganggang misalnya, tanaman tersebut tidak memiliki gamet jantan ataupun betina yang terpisah sehingga proses perkembangbiakan dilakukan dengan menggabungkan sel identik secara genetic sebagai proses reproduksinya. Dalam spesies makhluk hidup yang aseksual, tidak ada sel gamet yang diproduksi sehingga sel hanya akan mengalami proses pembagian dalam bentuk mitosis.

 

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *