Pengertian dan Definisi dari Gerak Epirogenetik dan Orogenetik

Gerak epirogenetik dan orogenetik sangat erat kaitannya dengan tektonisme. Teknonisme sendiri merupakan gerak pergeseran lapisan bumi baik vertikal ataupun horizontal. Atau kita sering kali menyebutnya sebagai gempa tektonis.

c 113

Gerak perubahan apapun pada kulit bumi yang berupa gerak naik-turun disebut sebagai gerak tektonis. Hasil pergerakannya sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu patahan dan lipatan.

Gempa tektonis ini dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Gerak Epirogenetik

Gerak epirogenetik cenderung pergerakannya lambat, namun periode waktunya relatif lama dan dampaknya pada wilayah yang lebih luas. Gerak epirogenetik pun masih dibedakan lagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Gerak epirogenetik positif

Gerakan yang disebut sebagai epirogenetik positif merupakan gerakan yang menyebabkan permukaan air laut tampak naik. Hal ini disebabkan karena gerakan tersebut menyebabkan daratan menurun. Kita dapat menjumpai gerakan ini di sekitar sungai atau pantai karena disanalah biasanya gerakan ini terjadi.

Salah satu contoh nyata gerakan ini adalah peristiwa di Kongo. Tepatnya di lembah sungainya. Daratan menurun sampai dua ribu meter di bawah permukaan laut.

  • Gerak epirogenetik negatif

Seperti yang Anda ketahui, gerakan ini merupakan lawan dari gerak epirogenetik positif. Berarti gerakan epirogenetik negatif merupakan gerakan yang menyebabkan permukaan air laut tampak turun karena disebabkan oleh gerak naiknya daratan. G

Contoh dari gerakan ini adalah peristiwa di Colorado, Amerika Serikat yaitu terjadi kenaikan dataran tinggi di wilayah tersebut.

2. Gerak Orogenetik

Gerak orogenetik merupakan gerakan yang pergerakannya cenderung cepat, terjadinya dalam waktu cepat dan dampak dari gerakan ini hanya pada wilayah sempit.

Gerakan ini dapat menyebabkan perpindahan pada lapisan kulit bumi dikarenakan tekanan baik vertikal maupun horizontal yang diberikan pada lapisan kulit bumi. Sehingga, gerak orogenetik ini dapat menghasilkan patahan dan lipatan.

Gerak orogenetik juga sering disebut sebagai gerak membentuk pegunungan. Karena memang, pegunungan merupakan hasil dari polah tingkah gerak ini^^.

Baik lipatan maupun patahan berkaitan dengan elastis tidaknya tekanan yang diberikan pada kulit bumi. Lipatan diakibatkan oleh tekanan yang elastis, sedangkan patahan diakibatkan oleh tekanan yang tidak elastis.

Baca Artikel Lainnya :

Lipatan menyebabkan pembentukan pegunungan sedangkan patahan menyebabkan retaknya lapisan kulit bumi. Beberapa contoh bentuk patahan adalah graben, horst, dan slenk.

Jadi kesimpulannya, supaya mudah mengingat, gerak tektonik dibedakan menjadi 2 yaitu epirogenetik dan orogenetik. Epirogenetik dibedakan menjadi epirogenetik positif dan negatif. Sedang orogenetik dibedakan menjadi lipatan dan patahan.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *