Pengertian dan Definisi dari Inovasi

Inovasi merupakan suatu penemuan baru dan merupakan penemuan yang berbeda dari apa yang sudah ada dan dikenal sebelumnya. Setiap orang yang ada di dunia ini tentunya dapat melakukan inovasi terhadap sesuatu karena setiap orang memiliki sifat inovatif dalam dirinya.

a 6

Orang yang memiliki sifat inovatif ini biasanya akan selalu berusaha melakukan perbaikan atas suatu hal, selain itu seseorang yang inovatif mampu untuk memberikan sesuatu yang baru dan juga berbeda dengan yang lainnya. Inovatif merupakan sikap yang sejatinya harus dimiliki oleh semua orang.

Karena pada dasarnya manusia memiliki kecenderungan lebih menyukai perbedaan, maka dengan menjadi orang yang memiliki sikap inovatif kita mampu untuk selalu menyajikan atau bahkan menciptakan hal-hal yang berbeda dan belum ada sebelumnya.

Untuk dapat lebih mengerti mengenai apa sebenarnya arti dari inovasi itu, berikut akan dipaparkan beberapa pengertian dan definisi inovasi dari para ahli :

  • Stephen Robbins : Pengertian inovasi menurut Stephen Robbins adalah inovasi merupakan suatu gagasan baru yang digunakan dalam rangka memperbaiki ataupun memprakarasai suatu jenis produk maupun jasa. Secara terperinci Robbins memfokuskan invoasi kepada tiga hal berikut ini :
    1. Inovasi merupakan sebuah gagasan baru, dimana gagasan baru berasal dari sebuah cara pemikiran seseorang dalan melihat suatu fenomena yang terjadi, dari segala bidang yang ada, gagasan baru ini nantinya dapat menjadi sebuah penemuan yang berasal dari gagasan pemikiran atau ide orang tersebut.
    2. Produk dan jasa merupakan sebuah hasil dari gagasan baru tadi yang mendapatkan tindakan lebih lanjut dengan berbagai kajian, percobaan, dan juga penelitian yang akhirnya muncul sebuah konsep baru yang lebih nyata dalam bentuk produk dan jasa dan siap untuk diimplementasikan.
    3. Upaya perbaikan dalam hal ini merupakan suatu usaha sistematis yang dilakukan dalam rangka untuk penyempurnaan dan perbaikan secara terus menerus agar sebuah inovasi dapat terasa kegunaannya.
  • Everett M. Rogers : Inovasi menurut Everett M. Rogers adalah suatu ide, ataupun gagasan yang dapat diterima oleh seseorang atau sebuah kelompok sebagai suatu hal yang baru dan berbeda untuk dapat digunakan dalam kehidupan.

Dalam sebuah inovasi biasanya terdapat sebuah ciri-ciri tertentu, yang pertama inovasi harus memiliki ciri khas khusus dalam hal ini adalah ide atau gagasan yang diberikan, termasuk juga hasil yang diharapkan dari ide atau gagasan baru tersebut.

Ciri yang kedua dari sebuah inovasi adalah memiliki unsur kebaruan, dimana suaru inovasi harus mempunyai karakteristik sebagai hasil dari pemikirian seseorang yang bersifat orisinil.

Lalu ciri selanjutnya adalah, inovasi dilakukan dengan suatu proses yang tidak terburu-buru melainkan suatu inovasi harus disiapkan secara matang melalui program yang jelas dan sudah direncanakan dengan matang.

Ciri yang terakhir adalah, inovasi harus memiliki tujuan tertentu, dalam hal ini sebuah program inovasi yang sedang dilakukan harus memiliki tujuan yang ingin dicapai.

Inovasi mempunyai 4 (empat) ciri yaitu :

  1. Memiliki kekhasan / khusus artinya suatuinovasimemiliki ciri yang khas dalam arti ide, program, tatanan, sistem, termasuk kemungkinan hasil yang diharapkan.
  2. Memiliki ciri atau unsur kebaruan, dalam arti suatu inovasi harus memiliki karakteristik sebagai sebuah karya dan buah pemikiran yang memiliki kadar Orsinalitas dan kebaruan.
  3. Program inovasi dilaksanakan melalui program yang terencana, dalam arti bahwa suatu inovasi dilakukan melalui suatu proses yang yang tidak tergesa-gesa, namun keg-inovasi dipersiapkan secara matang dengan program yang jelas dan direncanakan terlebih dahulu.
  4. Inovasi yang digulirkan memiliki tujuan, program inovasi yang dilakukan harus memiliki arah yang ingin dicapai, termasuk arah dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.

Sifat Perubahan Dalam Inovasi Ada 6 Kelompok Yaitu

1. Penggantian (substitution)

Misalnya : Inovasi dalam penggantian jenis sekolah, penggantian bentuk perabotan, alat-alat atau sistem ujian yang lama diganti dengan yang baru.

2. Perubahan (alternation)

Misalnya : Mengubah tugas guru yang tadinya hanya bertugas mengajar, ditambah dengan tugas menjadi guru pembimbing dan penyuluhan / mengubah kurikulum sekolah yang semula bercorak teoretis akademis menjadi kurikulum dan mata pelajaran yang berorientasi bernuansa keterampilan hidup praktis.

3. Penambahan (addition)

Misalnya : Adanya pengenalan cara penyusunan dan analisis item tes objektif di kalangan guru sekolah dasar dengan tidak mengganti atau mengubah cara-cara penilaian yang sudah ada.

4. Penyusunan kembali (restructturing)

Misalnya : Upaya menyusun kembali susunan peralatan, menyusun kembali komposisi serta ukuran dan daya tampung kelas, menyusun kembali urutan mata-mata pelajaran / keseluruhan sistem pengajaran, sistem kepangkatan, sistem pembinaan karier baik untuk tenaga edukatif maupun tenaga administratif, teknisi, dalam upaya perkembangan keseluruhan sumber daya manusia dalam sistem pendidikan.

5. Penghapusan (elimination)

Contohnya : Upaya menghapus mata-mata pelajaran tertentu seperti mata pelajaran menulis halus, atau menghapus kebiasaan untuk senantiasa berpakaian seragam

6. Penguatan (reinforcement)

Misalnya : Upaya peningkatan atau pemantapan kemampuan tenaga dan fasilitas sehingga berfungsi secara optimal dalam permudahan tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *