Pengertian dan Definisi dari Konseling

Konseling yang berasal dari bahasa inggris yaitu counseling diartikan sebagai sebuah hubungan yang bersifat timbal balik antara satu individu dengan individu lainnya, dimana didalamnya terdapat seorang yang disebut dengan konselor dan juga seorang klien.

a 7

Dimana konselor mempunyai tugas untuk dapat memberikan pengertian tentang diri dari kliennya dalam hubungan klien tersebut kepada masalah-masalah yang sedang dihadapinya pada waktu yang akan datang.

Definisi lain dari konseling adalah seluruh upaya yang diberikan oleh konselor kepada kliennya agar sang klien dapat memperoleh suatu kepercayaan diri yang akan membuat sang klien mampu untuk memperbaiki prilakunya pada masa yang akan datang.

Prilaku yang dimaksud dalam hal ini lebih dijelaskan mengenai konsep kepribadian yang seharusnya yang berkaitan dengan diri sendiri, orang lain, tujuan yang ingin dicapai, dan juga didalamnya termasuk kepercayaan diri.

Seperti yang sudah dijelaskan pada definisi konseling, dimana dalam sebuah konseling terdapat dua pihak yang saling berhubungan yaitu konselor dan juga klien, berikut akan dijelaskan mengenai konselor dan klien :

  • Konselor : Konselor adalah seseorang yang ahli dalam bidang konseling, seorang konselor mempunya kewenangan dalam melakukan pemberian layanan konseling. Dalam prosesnya, seorang konselor harus secara aktif mengembangkan proses konseling yang dilakukan melalui pendekatan terhadap klien, dan juga tenik-teknik maupun asas-asas konseling.

Dalam melakukan proses konseling, seorang konselor harus dapat menggunakan cara-cara yang tepat dalam menghadapi seorang klien, agar masalah dari klien tersebut dapat terbantu.

Oleh karena semua orang mempunyai sifat yang berbeda-beda maka dalam sebuah proses konseling, seorang konselor akan menggunakan banyak sekali cara tergantung dari sifat klien yang dihadapi.

Dalam sebuah proses konseling, seorang konselor, selain menggunakan media secara verbal dengan seorang klien, banyak sekali media lain yang digunakan, seperti media gambar, media elektronik, media tulisan, dan juga media pembelajaran lainnya.

  • Klien : Klien dalam hal ini merupakan seseorang yang sedang menghadapi suatu masalah tertentu atau sedang mengalami suatu hal yang mendorong mereka untuk bercerita kepada orang lain.

Seorang klien biasanya melakukan proses konseling karena sedang menanggung beban yang berat pada dirinya atau merasakan ada sesuatu yang ingin dia tahu lebih akan dirinya.

Oleh karena itu, seorang klien melakukan proses konseling agar dia mendapatkan sebuah pencerahan, memperoleh nilai tambah dalam hidup agar lebih berarti, meringankan pikiran dan juga perasaannya, dan segala hal yang bersifat baik bagi diri seorang klien agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Dari penjelasan-penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa konseling adalah sebuah bantuan yang bersifat professional oleh seorang konselor kepada klien secara interaksi langsung atau tatap muka dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman diri yang lebih baik lagi bari seorang klien, lalu juga dapat memiliki kemampuan untuk mengontrol diri seorang klien, dan dapat memperbaiki prilaku seorang klien untuk berkehidupan di masa yang akan datang.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *