Pengertian dan Definisi Ideologi Pancasila

Setiap bangsa atau negara memiliki ideologi sebagai pandangan hidup atau pengarah kehidupan berbangsa dan bernegara. Banyak negara di dunia ini memiliki ideologi yang bersumber dari renungan atau hasil pemikiran baik seseorang maupun suatu kelompok.

a 68

Namun lain halnya dengan Indonesia. Negara kita memiliki ideologi Pancasila yang berakar pada nilai-nilai budaya yang luhur serta nilai religius bangsa Indonesia. Ideologi Pancasila adalah kumpulan dari nilai-nilai atau norma yang memiliki dasar dari sila-sila Pancasila.

Hal inilah yang membedakan Ideologi Pancasila berbeda dari ideologi negara lainnya, karena Ideologi Pancasila tidak mengangkat Ideologi negara lain, melainkan dari pandangan hidup serta budaya bangsa.

Ideologi memiliki arti sebagai ajaran atau ilmu atas suatu gagasan dan buah pikiran. Dalam sebuah negara, ideologi memiliki peranan penting karena ideologi mencakup nilai-nilai kemasyarakatan.

Di masa sekarang, banyak dari rakyat Indonesia yang mulai perlahan melupakan makna Pancasila sebagai ideologi negaranya. Padahal proses dan sejarah perumusan yang sangat rumit dan panjang, sehingga mengandung nilai-nilai luhur bangsa sebagai dasar pandangan hidup.

Pancasila memiliki sifat ideologi yang terbuka. Ideologi terbuka maksudnya, meskipun memiliki nilai-nilai dasar yang tetap, ideologi Pancasila tetap dapat berubah mengikuti kebutuhan serta aspek kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

Hal ini dapat dilihat dari tatanan nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila, yaitu nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praktis. Sebagai Ideologi bangsa Indonesia, Pancasila bersifat universal dengan mencakup nilai-nila budaya dan sosial dari bangsa Indonesia sehingga mampu menjadi orientasi hidup bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pancasila merupakan filsafat bangsa dan negara yang memiliki fungsi sebagai dasar negara, yaitu landasan idiil bagi bangsa dan negara Indonesia atau ideologi nasional dan ideologi negara.

Apabila sila-sila dalam ideologi Pancasila dikaji lebih dalam, kelima butir sila tersebut telah mencakup gambaran wujud manusia sebagai masyarakat yang ideal.

Sila pertama menggambarkan hubungan antara manusia dan Tuhan penciptanya, sila kedua menggambarkan hubungan manusia dengan sesamanya, sila ketiga menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat sebagai sesame bangsa, sila keempat menjabarkan cara bersikap dan berpendapat dari masyarakat Indonesia yang demokratif, sementara sila kelima menyatakan keadilan dan kemakmuran yang merata pada kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.

Baca Artikel Lainnya :

Seluruh butir pada sila Pancasila merupakan nilai-nilai luhur budaya Indonesia yang layak untuk dijadikan pegangan serta pandangan hidup dan diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat Indonesia.

Pengamalan serta pengamanan dari ideologi Pancasila bersifat imperatif memaksa, sehingga pelanggar ideologi ini dapat ditindak menurut hukum negara atau Undang-Undang yang berlaku.

Maka dari itu, pelaksanaan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari memiliki sifat mengikat. Terikat pada cita-cita untuk mewujudkan hidup sebagaimana yang terkandung dalam sila-silanya.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *