Pengertian dan Definisi Konstitusi Negara Menurut Ahli

Konstitusi Negara secara umum merupakan suatu naskah atau dokumen dimana didalamya terdapat keseluruhan peraturan dasar mengenai penyelenggaraan ketatanegaraan pada suatu negara.

f 50

Sebenarnya pengertian konstitusi tidak dapat dirumuskan secara pasti karena setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda menganai hal tersebut begitupun dengan para ahli. Berikut adalah Pengertian dan Definisi Konstitusi Negara Menurut Ahli :

  • Boling Broke : Menurut Boling Broke , konstitusi merupakan kumpulan dari hukum, kebiasaan, dan juga lembaga yang berasal dari suatu prinsip tertentu yang kemudian menyusun sistem umum dimana masyarakat setuju untuk diperintah menggunakan sistem tersebut.
  • Choirul Anwar : Pengertian Konstitusi Negara menurut Choirul Anwar adalah sebuah hukum fundamental yang menjelaskan mengenai pemerintahan suatu negara beserta dengan nilai-nilai fundamentalnya.
  • Sri Soemantri : Konstitusi Negara menurut Sri Soemantri adalah suatu naskah dimana dalam naskah tersebut terdapa bangunan negara dan juga sistem pemerintahan sebuah negara.
  • Paul B. Bathollomew : Pengertian konstitusi negara menurut Paul B. Barthollowmew adalah seperangkat hukum yang bersifat fundamental dan suatu prinsip yang mengatur tetnang bagaimana sebuah pemerintah politis dijalankan.
  • C.S Wade : Menurtu Wade, Konstitusi Negara merupakan suatu naskah yang didalamnya mmenjelaskan tugas-tugas pokok dari suatu badan pemerintahan negara dan juga menentukan pokok-pokok tentang cara bagaimana badan-badan tersebut bekerja.
  • Miriam Budiardjo : Pengertian konstitusi negara menurut Prof. Miriam Budiardjo adalah keseluruhan peraturan yang tertulis maupun tidak tertulis dimana peraturan tersebut mengikat tentang bagaimana cara suatu pemerintahan dapat diselenggarakan dalam suatu masyarakat.
  • Prof G.J Wolholf : Menurut Prog G.J Wolholf, konstitusi merupakan undang-undang yang tertinggi pada suatu negara dimana didalamnya terdapat dasar-dasar mengenai seluruh sistem hukum yang ada pada negara tersebut.
  • C Wheare F.B.E : Konstitusi menurut K.C Wheare F.B.E secara umum digunakan dalam menunjukan seluruh peraturan tentang ketatanegaraan suatu negara secara keseluruhan.
  • Herman Heller : Konstitusi negara menurut Herman Heller dibagi menjadi tiga pengertian yakni :
    1. Konstitusi yang ada dalam sebuah naskah dan tertulis dimana isinya merupakan undang-undang yang paling tinggi dan berlaku pada suatu negara tertentu.
    2. Konstitusi merupakan suatu kesatuan kaidah hidup bermasyarakat, dimana konstitusi memiliki pengertian yuridisi didalamnya.
    3. Konstitusi adalah cermin bagi kehidupan politik dan juga merupakan realita dalam suatu masyarakat. Dengan demikian konstitusi dapat mengandung arti politis dan sosiologis.
  • Carl Schmitt : Carl Schmitt menjabarkan pengertian konstitusi menjadi empat, yakni :
  1. Arti yang absolut, dalam hal ini konstitusi merupakan faktor integrasi, bentuk negara, dan sistem tertutup yang berasal dari norma hukum yang paling tinggi pada suatu negara dan juga merupakan sebuah kesatuan organisasi.
  2. Relatif, konstitusi merupakan sebuah tuntuan bagi kalangan borjuis agar haknya dapat terjamin dalam negara dan konstitusi, maksud dari hal ini dalam arti yang formal adalah konstitusi dapat berupa tertulis dan juga materil yang melihat suatu konstitusi berdasarkan isinya.
  3. Positif, konstitusi merupakan sebuah keputusan politik yang tertinggi oleh karena itu konstitusi dapat merubah tatanan kehidupan bernegara.
  4. Ideal, konstitusi berisikan jaminan atas Hak Asasi Manusia beserta perlindungannya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *