Pengertian dan Definisi Kultur Jaringan

Pengertian dan Definisi Kultur Jaringan – Kultur jaringan ialah suatu budidaya jaringan pada tumbuhan yang menjadi salah satu tumbuhan baru yang sama sesuai dengan induknya. Adanya kultur jaringan ini sangat penting untuk mengembangbiakkan sekaligus memperbanyak sesuai dengan karakter induknya. Dalam artian, induk tersebut memiliki kualitas yang unggul.

a

Untuk melaksanakan program ini bisa diterapkan dengan cara vegetative yang mengcopy keseluruhan atas sifat yang dimiliki oleh keturunan awalnya. Bukan hanya itu saja, sebuah kultur jaringan ini tidak hanya dari kualitas yang terbaik saja. Namun juga pada induk yang kebal atas beberapa penyakit atau serangan hama.

Untuk penerapan kultur jaringan ini sangat bermanfaat bagi dunia tumbuhan yang nantinya akan menumbuhkan aneka bibit unggul. Hingga pada nantinya bibit tersebut akan memproduksi ragam produk yang memiliki daya tahan dan hasil yang optimal. Terlebih lagi, dalam hal ini dapat meningkatkan ragam produk yang terus unggul tanpa gagal lagi. Namun, tindakan ini tidaklah mudah, yang membutuhkan waktu yang relative lama.

Teruntuk mendapatkan produk yang benar-benar cocok untuk kultur jaringan ini dibutuhkan beberapa proses serta waktu yang tak sedikit, diantaranya:

  • Tanamlah satu jenis tanaman yang berjumlah lebih dari satu, masing-masing tanaman tersebut berasal dari bibit yang tak sama.
  • Berikan tanda untuk membedakan jenisnya.
  • Perhatikan pola pertumbuhannya hingga di masa tertentu
  • Berikan treatment yang sama

Dari hasil atas prosedur tersebut, dapat dipastikan bahwa penerapan kultur jaringan pun dapat berjalan dengan lancar. Dengan begitu, kunci utama dari pelaksanaan budidaya ini ialah proses dan waktu yang relative lama. Bahkan, untuk metode ini pun bisa diterapkan oleh berbagai jenis tanaman yang nantinya bermanfaat terhadap bidang yang bersangkutan.

Utamanya pada tumbuhan obat-obatan tradisional seperti tumbuhan kina yang menyimpan zat dan senyawa penting untuk mengobati ragam penyakit di dalam tubuh. Contohnya ialah untuk menangani masalah penyakit jantung.

Selain untuk penyakit dalam, kultur jaringan ini pun berpotensi lebih atas bidang fisiologi atas tumbuhan tertentu, seperti bunga Anggrek. Teruntuk tanaman ini akan memperlihatkan warna yang berbeda-beda bilamana teriris secara melintang dengan bagian ujung akar. Maka, alhasil akan menciptakan ialah secara fisiologi serta morfologi yang sama persis dengan induknya.

Dalam hal ini, kultur jaringan sangat diperlukan untuk mendapatkan tujuan tertentu yang pastinya untuk memperoleh produk unggul tanpa harus terserang oleh ragam penyakit yang dapat menghambat pertumbuhannya. Atas metode ini pun diterapkan oleh bidang pertanian yang lainnya, yang mana pada sistem ini sangat bermanfaat.

Meskipun pada metode ini tidaklah mudah namun hasil yang akan diperoleh akan lebih maksimal. Dan selanjutnya akan menumbuhkan bibit-bibit unggul nan berkualitas. Sehingga produksi tanaman pun lebih mudah lagi tanpa harus terkendala oleh produk yang gagal.

Baca Artikel Lainnya :

One thought on “Pengertian dan Definisi Kultur Jaringan

  1. Pingback: Pengertian dan Jenis Bioteknologi | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *