Pengertian dan Definisi Osmosis

Pengertian dan Definisi Osmosis – Ketika Anda merendam sesuatu, seperti misalnya sayur di dalam air, setelah beberapa waktu sayuran tersebut akan melunak, bukan? Kejadian seperti itu mempunyai nama sendiri di dalam ilmu Biologi, dan disebut dengan osmosis. Osmosis ini sering terjadi di sekitar kehidupan manusia, dan sering dimanfaatkan meski manusia sendiri belum tentu mengetahui tentang namanya.

a

Arti osmosis

Osmosis merupakan sebuah proses, di mana air atau larutan yang mempunyai konsentrasi yang rendah atau encer, berpindah dan menembus lapisan semipermeabel ke larutan yang daya konsentrasinya lebih tinggi alias lebih padat. Pernah melihat air merembes ke kayu dan membuat kayu tersebut jadi lunak? Itulah yang disebut dengan osmosis. Namun seperti juga hal lain, manusia telah menemukan banyak cara untuk mencegah osmosis ini terjadi, atau justru membuat prosesnya menjadi lebih cepat, tergantung dengan keperluan.

Percobaan osmosis

Anda bisa mencoba sendiri untuk mempraktekkan dan mengamati proses osmosis ini. Siapkan saja:

  • Gelas 2 buah
  • Air garam
  • Ubi ungu

Caranya:

  1. Tuangkan air garam ke dalam gelas.
  2. Ubi dipotong setipis 1 cm.
  3. Ubi dimasukkan ke gelas berisi air garam, diamkan 15 menit.
  4. Tuangkan air ke gelas.
  5. Masukkan potongan ubi yang lain dalam ukuran sama ke dalam gelas.
  6. Diamkan 15 menit, dan amati.

Anda akan melihat bahwa ubi yang di air biasa tetap keras dan berada di bagian dasar gelas. Sementara ubi yang direndam dalam air garam menjadi lunak dan mengambang di permukaan. Ini memperlihatkan terjadinya osmosis di ubi yang direndam di air garam, massa ubi tersebut menjadi lebih ringan setelahnya.

Contoh osmosis dalam kehidupan

Beberapa contoh tentang osmosis yang ada di hidup sehari-hari adalah

  • Dialisis

Adalah proses cuci darah yang biasanya dilakukan oleh pasien gagal ginjal. Karena ginjal tidak bisa melakukan fungsinya menyaring zat-zat beracun dan air, maka proses dialisis dilakukan untuk membantu. Di proses ini, molekul kecil dapat keluar dari pori-pori membran, dan molekul besar seperti garam menjadi tertahan di kantung membran.

  • Penyerapan air tanah ke akar tumbuhan

Bisa terjadi karena perbedaan tekanan antara sel air tanah dan sel akar. Tekanan rendah di sel akar akan membuat air masuk ke dalamnnya. Akar bisa mencegah hal ini terjadi jika tumbuhan tidak membutuhkannya. Namun jika volume air tanah lebih banyak daripada seharusnya, maka akar tersebut akan kesulitan mencegahnya, dan melunak, menjadi membusuk.

  • Pemberian garam ke sayuran dan buah

Anda pasti sering melihat atau mungkin melakukan hal ini. Memberikan garam ke sayuran seperti wortel atau buah seperti kates yang keras dan padat. Garam tersebut akan membuat dinding sayur dan buah yang keras jadi lunak, sebab garam yang punya kadar air rendah menarik air dari sayur tersebut keluar.

Baca Artikel lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *