Pengertian dan Definisi Pemilihan Umum (Pemilu)

Yang dimaksud denganpemilihan umum yang dikemukakan oleh Sudiharto adalah pemilu merupakan sebuah sarana dan juga cara yang paling penting dalam sebuah demokrasi karena pemilu adalah contoh dari bentuk demokrasi dimana terdapat peran rakyat atau partisipasi rakyat dalam kegiatan politik.

a 85

Hal tersebut berkaitan dengan banyaknya jumlah warga negara pada suatu negara tertentu yang membuat mereka harus menentukan wakil rakyat dalam sebuah kehidupan bernegara.

Dalam sebuah negara yang memiliki warga negara yang berjumlah sangat banyak memang merupakan hal yang sulit untuk melakukan musyawarah pada satu tempat yang sama untum menunjuk seorang wakil rakyatnya. Oleh karena itu pemerintah ataupun lembaga negara mengadakan sebuah pemilihan umum dengan tujuan untuk memelih wakil rakyatnya.

Pengertian lain dari Pemilihan Umum adalah suatu sarana atau cara yang digunakan oleh suatu warga negara dalam memilih orang-orang yang akan mewakili rakyat dalam suatu pemerintahan.

Pemilu yang dijelaskan oleh Harris G. Warren dalam bukunya “Parpol Suatu Tinjauan Umum”. mengartikan pemilu merupakan sebuah peluang yang diberikan disaat warga memilih pejabatnya dan menentukan apa yang mereka inginkan dari pejabat tersebut dalam sebuah pemerintahan.

Definisi lain mengenai pemilu yang dinyatakan oleh Matias Iaryczower dan Andrea Mattozi yang berasal dari California Institute of Technology menjelaskan bahwa pemilihan umum  adalah menerjemahkan suara yang terjadi pada saat pemilihan umum menjadi sejumlah kursi di legislatif yang menjadi hak setiap pemenang dari pemilihan umum.

Ada beberapa macam sistem yang terdapat dalam pemilu, namun sistem yang menjadi prinsip dalam sebuah pemilu hanya ada dua. Berikut penjelasan mengenai dua sistem pemilu tersebut :

  • Sistem Distrik : Sistem Distrik merupakan sebuah jenis dalam sistem pemilu yang berdasarkan lokasi dari daerah pemilihin, bukan berdasarkan jumlah penduduk yang ada. Dari semua calon yang ada untuk mewakili rakyatnya hanya akan ada satu yang menang. Oleh karena itu daerah yang memiliki penduduk dengan jumlah yang sedikit  dapat memiliki wakil yang sama dengan daerah yang memiliki jumlah penduduk yang banyak. Pada sistem distrik ini biasanya calon dari wakil rakyat tersebut memiliki hubungan yang dekat dengan warga lainnya.

Baca Artikel Lainnya :

  • Sistem Proporsional : Jenis sistem ini merupakan sistem yang berdasarkan kepada jumlah penduduk yang merupakan peserta dalam pemilih umum. Perbedaan sistem ini dengan sistem distrik yaitu wakil rakyatnya tidak memiliki hubungan yang dekat dengan warga lainnya karena wakil dalam sistem ini akan dipilih melalu gambar. Sistem ini banyak digunakan di negara yang memiliki sistem multi-partai, seperti Indonesia, Belanda, Italia, dan juga Swedia.

Demikian penjelasan mengenai pengertian dan definisi pemilihan umum, semoga artikel ini dapat mendapat pengetahuan anda mengenai sistem pemilu.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *