Pengertian dan Fungsi Saraf Simpatik

Saraf simpatik merupakan bagian sistem saraf otonom yang dapat mengatur beberapa fungsi kerja beberapa organ tubuh manusia. Sistem saraf otonom merupakan sistem saraf tak sadar pengendaliannya tidak dapat dikontrol manusia.

Saraf simpatik berasal dari medula spinalis atau sumsum tulang belakang, toraks, dan bagian lumbar. Ganglion terletak pada sepanjang tulang belakang.

l 132

Ganglion merupakan sel saraf yang terletak di sistem saraf otonomik yang merupakan tempat saraf afferent. Pada saraf simpantik terdapat 25 pasang ganglion.

Saraf simpatik dalam mentransmisikan sinyal menggunakan 2 jenis neuron, yakni neuran preganglionik dan postganglionik. Berikut mekanisme dari neuron-neuron tersebut dalam menjalankan fungsinya:

  • Neuron preganglionik akan berawal dari tulang belakang, yakni pada bagian thracolumbar yang akian melintasi ganglion. Kemudian terjadi proses pada sinapsis yakni melepasnya asetilkolin oleh neuron preganglionik.

Asetilkolin merupakan neurotransmiter yang berfungsi untuk mengaktivasi receptor berupa nicotinik asetilkolin yang ada pada neuron postganglionik.

  • Kemudian setelah menerima respon, neuron postganglionik akan melepaskan norepinephrine yang kemudian mengaktivasi reseptor adrenergik. Aktivasi tersebut yang akan bekerja sama dengan sistem simpatik.
  • Setelah itu akson dari saraf simpatik akan meninggalkan medula spinalis melalui akar inferior yang kemudian akan memasuki bagian rami amferior pada saraf tulang belakang.

Akson kemudian akan menyampaikan pesan yang dibawanya menuju sel lain dengan melalui transmisi sinaptik.

Dimana sel penerima pesan pertama disebut sel postsinaptik yang akan mengirimkan neurotransmiter pada celah sinap yang akan mengativasi sel yang kedua atau sel postsinaptik untuk dibawa ke sel pada tujuan akhir.

Umumnya saraf simpatik berfungsi untuk mendorong dan meningkatkan kerja organ dalam manusia, meskipun ada juga yang dapat menghambat organ kerja manusia. Saraf simpatik akan membantu tubuh dalam menyesuaikan diri saat stres, membangkitkan ras takut, marah, dan bersemangat.

Berikut beberapa fungsi saraf simpatik, diantaranya:

  1. Dapat meningkatkian aliran darah menuju otot rangka dan paru-paru.
  2. Dapat menjadi media untuk pertukaran oksigen dengan kapasitas yang lebih besar yaitu dengan melebarkan otot bronkiolus pada paru-paru.
  3. Dapat meningkatkan sekresi adrenalin.
  4. Dapat membantu dalam mekanisme peningkatan aliran darah yaitu dengan meningkatkan denyut jantung.
  5. Dapat mempersempit pembuluh darah.
  6. Dapat melebarkan pupil mata yang memungkinkan cahaya lebih banyak masuk ke dalam mata.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *