Pengertian dan Macam-Macam Demokrasi

Setiap negara memiliki sistem pemerintahan yang dianut sebagai dasar kepemimpinan. Indonesia sebelumnya pernah menggunakan berbagai sistem pemerintahan yang berbeda, namun dari seluruh sistem tersebut, yang bertahan sejak era reformasi pada tahun 1998 hingga kini adalah sistem pemerintahan demokrasi.

a 30

Sistem demokrasi secara keseluruhan sebenarnya memiliki berbagai macam bentuk. Setiap bangsa dan negara di dunia tentunya memiliki kebudayaan yang tidak sama satu sama lain, maka dari itu, terbentuklah sistem demokrasi yang berbeda-beda, mengikuti pola budaya negara penganutnya.

Keanekaragaman sistem demokrasi dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang, tepatnya yaitu berdasarkan cara penyaluran kehendak rakyat, hubungan antar alat kelengkapan Negara, serta berdasarkan prinsip ideologi yang menjadi landasan sistem demokrasi pada sebuah negara. Di negara Indonesia, sistem demokrasi yang dianut adalah sistem demokrasi berlandaskan ideologi Pancasila atau dikenal dengan sistem demokrasi Pancasila.

Apabila macam demokrasi ditinjau dari penyaluran kehendak rakyat, sistem demokrasi terbagi menjadi dua jenis, yaitu demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung. Demokrasi langsung adalah suatu sistem yang mengikutsertakan rakyat negara secara keseluruhan dan langsung ketika membicarakan atau menentukan hal yang menjadi urusan negara.

Berbeda dengan demokrasi langsung, pada sistem demokrasi tidak langsung aspirasi atau suara rakyat untuk urusan negara perlu melalui wakil-wakilnya yang berada di parlemen. Singkatnya, demokrasi tidak langsung adalah sistem demokrasi yang menggunakan wakil-wakil berupa pejabat parlemen yang sebelumnya telah dipilih oleh rakyat untuk penyampaian suara dan aspirasi rakyat dalam penentuan urusan negara.

Sementara itu, peninjauan demokrasi berdasarkan hubungan antar alat kelengkapan negara membagi jenis demokrasi menjadi empat macam.

Yang pertama adalah demokrasi perwakilan dengan sistem referendum, dimana meskipun rakyat telah memilih wakilnya untuk duduk di parlemen, pengaruh rakyat tetap dikontrol oleh sistem referendum yang berlaku.

Selain itu ada pula demokrasi perwakilan dengan sistem parlementer. Sistem demokrasi ini menunjukan adanya hubungan yang erat di antara badan eksekutif dan badan legislatif atas sebuah negara. Pengangkatan menteri pada badan eksekutif merupakan hasil usulan dari legislatif, mengakibatkan adanya tanggung jawab pada parlemen.

Pada sistem demokrasi ini, presiden atau raja hanya bertindak sebagai kepala negara yang tidak menjalankan roda pemerintahan. Dalam menjalankan tugas, setiap tindakan yang diambil oleh Eksekutif harus sesuai dan berdasar pada pedoman dan program kerja yang telah disetujui parlemen agar kedudukannya tetap stabil dan mendapat dukungan penuh.

Apabila Eksekutif membuat keputusan yang menyimpang, parlemen berwenang untuk menjatuhkan kabinet melalui pengajuan mosi tidak percaya. Pada sistem ini, eksekutif memiliki kedudukan di bawah parlemen dan sangat bergantung pada dukungannya.

Sementara pada demokrasi perwakilan dengan sistem pemisah kekuasaan, eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang terpisah dan tidak berhubungan secara langsung seperti pada demokrasi parlementer.

Pada sistem demokrasi ini, pengangkatan menteri dilakukan oleh presiden,  memiliki kedudukan sebagai pembatu presiden, dan memiliki tanggung jawab kepada presiden karena sistem ini menunjuk presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Kedudukan presiden dan menteri pada sistem ini tidak bergantung pada dukungan parlemen, sehingga parlemen tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan kedudukan atas keduanya.

Sistem demokrasi lainnya adalah demokrasi perwakilan dengan sistem referendum dan inisiatif rakyat yang merupakan hasil penyatuan antara demokrasi perwakilan dan demokrasi langsung. Negara penganut sistem demokrasi ini tetap memiliki badan perwakilan, namun kedudukan mereka tidak lepas dari kontrol dari rakyat, baik melalui referendum bersifat obligator maupun yang bersifat fakultatif.

Sedangkan macam-macam demokrasi yang terbagi menurut prinsip ideologi negara adalah demokrasi liberal, demokrasi rakyat, dan demokrasi pancasila. Demokrasi liberal mengutamakan kebebasan rakyat sebagai individu sehingga mengabaikan kepentingan negara atau umum.

Demokrasi rakyat memiliki sistem yang  dipengaruhi paham sosialisme/komunisme, sehingga lebih mengedepankan kepentingan negara atau umum dibandingkan kebebasan rakyatnya. Yang terakhir adalah demokrasi pancasila, sistem demokrasi yang dianut negara Indonesia. Demokrasi Pancasila merajuk pada tata nilai sosial, serta budaya bangsa Indonesia.

Demokrasi Pancasila berasaskan musyawarah untuk mufakat untuk menjaga keseimbangan kepentingan kedua belah pihak, baik kepentingan negara sebagai kepentingan umum, maupun kepentingan individu dari rakyatnya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *