Pengertian dan Proses RNA

Pengertian dan Proses RNA – Mungkin kita sudah sering mendengar istilah ‘DNA’, tetapi apakah kamu tahu kalau DNA itu memiliki “teman” yang bernama ‘RNA’? Keduanya berperan dalam pewarisan materi genetik, namun berbeda dengan DNA yang memiliki bentuk berupa double helix, RNA memiliki bentuk berupa rantai tunggal polinukleotida.

Pengertian RNA tersusun dari unit-unit gula ribosa sehingga dinamakan Ribo-Nucleic Acid (RNA) atau asam ribonukleat. Tiap ribonukleotida terdiri dari gula ribose, basa nitrogen, dan gugus fosfat. Sama seperti DNA, basa yang terdapat dalam RNA pun terdiri atas basa purin dan basa pirimidin.

Hanya saja, basa pirimidin dari RNA bukanlah Timin dan Sitosin, melainkan Urasil dan Sitosin. Basa purin dan pirimidin ini akan membentuk ribonukleosida bila berikatan dengan gula ribose. Selanjutnya, ribonukleosida yang berikatan dengan gugus fosfat akan membentuk ribonukleotida.

Terkait dengan fungsinya dalam mewariskan informasi genetik, terdapat dua macam tahapan yang harus dilalui hingga terbentuk protein yang mewariskan sifat genetik tersebut, yaitu:

  • Transkripsi

Ini merupakan tahapan sintesis RNA dari DNA. Proses transkripsi pun melalui 3 tahapan lainnya, yaitu:

  • Inisiasi (permulaan)

Proses transkripsi diawali oleh promoter. Promoter merupakan daerah pada DNA yang merupakan tempat RNA polimerasi melekat. Nantinya, promoter ini akan menentukan salah satu dari kedua rantai ganda DNA yang menjadi “cetakan” dan sebagai titik awal terjadinya transkripsi.

  • Elongasi (pemanjangan)

Setelah transkripsi dimulai dari titik promoter, RNA akan terbentuk, bergerak di sepanjang rantai DNA dan membuka urutannya hingga sekitar 10-20 basa DNA. Nantinya enzim RNA polymerase akan menambahkan nukleotida di ujung 3’ dari molekul RNA yang baru terbentuk. Setelah RNA selesai dibentuk, rantai ganda DNA yang sempat terpisah akan bersatu kembali dan RNA baru akan melepaskan diri.

  • Terminasi (pengakhiran)

Proses transkripsi ini diawali oleh promoter dan akan diakhiri oleh terminator. Terminator adalah urutan DNA yang berfungsi mengakhiri proses transkripsi.

  • Translasi

Setelah terbentuk RNA baru dari proses transkripsi, terjadilah proses translasi. Translasi merupakan proses penerjemahan kode genetik pada RNAd (RNA duta atau messenger RNA (mRNA)) menjadi protein. RNAd akan membawa pesan (kode genetik) dari kromosom di inti sel ke sitoplasma. Selanjutnya tRNA (transfer RNA) akan membawa asam-asam amino yang berada di sitoplasma menuju ribosom. Kerja sama antara RNAd, tRNA, dan ribosom ini akan menghasilkan protein yang mewariskan sifat-sifat genetik.

Sekarang kita sudah mengenal RNA dengan lebih baik. Ternyata, selain DNA, RNA juga mempunyai peran penting dalam kehidupan semua makhluk hidup, ya!

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *