Pengertian E-Learning dan apa saja Fungsinya

Pengertian E-Learning          

Sesuai dengan huruf E yang terdapat pada istilah E-Learning yang berarti “Elektronik”, maka E-Learning dapat dengan mudah juga dikatakan sebagai pembelajaran elektronik.

a 43

E-Learning sendiri memiliki pengertian yang sangat luas, namun e-learning sendiri lebih sering digunakan untuk mengartikan transformasi proses belajar mengajar yang ada di institusi pendidikan ke dalam bentuk digital yang menggunakan teknologi internet.

Dalam prosesnya, e-learning dilakukan secara langsung namun secara virtual, maksud dari hal ini adalah dimana para murid yang belajar ada dalam suatu kelas namun guru yang mengajarkan ada di depan sebuah komputer yang berbeda tempat dengan para muridnya.

Walaupun secara fisik guru dan murid ini terpisah namun dalam penerapannya masih dapat terjadi interaksi secara langsung maupun tidak langsung.

Fungsi E-Learning     

Fungsi e-learning sendiri terhadap proses belajar mengajar, dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu sebagai fungsi tambahan, fungsi komplemen (pelengkap), dan fungsi pengganti (substitusi).

1. Fungsi Tambahan.

E-learning sebagai fungsi tambahan mempunyai artian bahwa murid-murid mempunyai kebebasan dalam memilih untuk menggunakan materi pada e-learning atau tidak. Jadi, para murid tidak mempunyai kewajiban untuk menggunakan materi pada e-learning.

Meskipun demikian, tentunya murid yang memanfaatkan materi tambahan pada e-learning akan menambakan wawasan dan juga pengetahuan lebih.

2. Komplemen/Pelengkap

E-learning juga berfungsi sebagai komplemen (penglekap) dalam artian apabila materi e-learning diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima paramurid.

Fungsi e-learning sebagai pelengkap ini berarti materi dalam e-learning digunakan untuk menjadi materi remedial atau pengayaan bagi para murid yang mengikuti proses belajar mengajar secara konvensional.

Dikatakan sebagai pengayaan apabila para murid yang mempunyai kemampuan memahami materi pelajaran secara konvensional dengan cepat dapat memaksimalkan tingkat penguasaan terhadap materi pelajaran yang diberikan secara konvensional tersebut.

Lalu e-learning dikatakan sebagai program remedial, apabila para murid yang mempunyai masalah dalam memahami materi pelajaran yang diberikan secara konvensional dapat semakin lebih mudah memahami materi pelajaran dengan menggunakan e-learning.

3. Substitusi/Pengganti

 Tujuan dari adanya e-learning yang mempunyai fungsi sebagai substitusi ini agara para murid dapat secara fleksibel mengatur kegiatan pendidikannya sesuai dengan waktu dan aktivitas lain yang mereka miliki sehari-hari.

Terdapat 3 alternatif kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih oleh para murid yang pertama adalah para murid bisa memilih proses belajar mengajar yang sepenuhnya dilakukan secara konvensional, yang kedua dapat dilakukan sebagian dengan cara konvensional dan sebagiannya dengan menggunakan e-learning, dan yang terakhir melakukan kegiatan proses belajar mengajar sepenuhnya melalui internet.          

Demikian penjelasan mengenai e-learning, semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *