Pengertian Fakta dan Pengertian Opini serta Contohnya

Fakta dan opini menjadi dua kata yang saling berdampingan. Meski berdampingan, fakta dan opini dianggap dua hal yang bertentangan atau memiliki pengertian yang berbeda.

Dalam keseharian, fakta dan opini selalu hadir namun tidak sedikit orang-orang sulit yang kebingungan akan arti keduanya bahkan untuk membedakan kedua hal tersebut pun dirasa sering mengalami kekeliruan.

q 17

Secara sederhana fakta diartikan sebagai sesuatu yang nyata atau yang sebenarnya ada dan terjadi, sedangkan opini merupakan hal yang berlawanan dari fakta yakni sebagai sebuah pendapat seseorang.

Pengertian fakta dan opini yang mengutip dari KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia yakni fakta merupakan suatu hal, baik itu keadaan maupun peristiwa yang merupakan sebuah kenyataan atau sesuatu yang benar-benar ada dan terjadi.

Sedangkan Opini ialah sebagai sebuah ide, pikiran atau pendapat untuk menjelaskan preferensi atau kecenderungan tertentu terhadap ideology dan perspektif namun bersifat subjektif karena belum dapat dipastikan atau diuji.

Meski begitu, jika sebuah opini dapat dibuktikan dengan data dan bukti yang akurat lantas bisa beruah menjadi sebuah fakta.

Untuk lebih mengerti dan memahami dari keduanya, berikut contoh-contoh fakta da nopini yang berupa kalimat.

Contoh kalimat fakta

  • Gunung semeru menjadi gunung tertinggi di Jawa Tengah
  • Presiden pertama Indonesia ialah Ir. Soekarno
  • Indonesia merupakan bagian dari Asia Tenggara
  • 17 Agustus 1945 merupakan hari kemerdekaan Republik Indonesia
  • Natrium Clorida merupakan kandungan pada air laut yang menyebabkan rasa asin

Contoh kalimat opini

  • Yogyakarta merupakan kota yang sangat panas
  • Minum kopi dapat menyebabkan tidak bisa tidur di malam hari
  • Menurut dokter, anaknya tidak lama lagi akan meninggal
  • Musim panas lebih enak jika minum-minuman dingin
  • Banyak kejahatan yang terjadi di Jakarta

Adapun ciri-ciri dari fakta dan opini.

Ciri-ciri fakta

  • Bersifat objektif
  • Memiliki bukti yang dapat diuji kebenarannya
  • Adanya narasumber
  • Berisi keterangan yang jelas akan waktu, tempat, serta tanggal suatu peristiwa.

Baca Artikel Lainnya :

Ciri-ciri opini

  • Bersifat subjektif karena berisi uraiannya tentang saran, nasihat, atau pendapat.
  • Tidak ada narasumber
  • Tidak memiliki bukti atau data yang jelas dan akurat

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *