Pengertian, Faktor, Proses dan Jenis Difusi

Pengertian, Faktor, Proses dan Jenis Difusi – Ketika Anda menuangkan gula ke dalam teh, Anda akan melihat bahwa gula tersebut perlahan-lahan menjadi larut, tersebar ke seluruh teh di gelas, bahkan tanpa diaduk. Apa yang Anda lihat tersebut adalah salah satu contoh dari peristiwa difusi yang sering terjadi di sekeliling manusia. Proses ini merupakan salah satu bagian Biologi yang dipelajari di bangku sekolah.

a

Pengertian difusi

Difusi adalah peristiwa ketika zat di dalam pelarut mengalir atau berpindah, dari bagian yang punya konsentrasi tinggi, ke bagian dengan konsentrasi rendah. Proses ini akan terus terjadi sampai semua zat tersebut tersebar secara merata atau konsentrasi sudah seimbang, tidak ada lagi yang lebih tinggi atau rendah. Mengambil contoh teh di atas, teh yang tawar tersebut perlahan menjadi manis seluruhnya.

Faktor pengaruh kecepatan difusi

Proses difusi bisa terjadi dalam kecepatan tinggi atau rendah, tergantung faktor-faktor di bawah ini:

  • Ukuran partikel, partikel yang kecil lebih mudah bergerak, membuat proses difusi semakin cepat.
  • Luas area, area yang luas memperbesar kecepatan difusi.
  • Jarak, bila jarak di antara dua konsentrasi berbeda itu besar, kecepatan difusi akan melambat.
  • Ketebalan membran, membran yang tipis membuat difusi semakin cepat.
  • Suhu tinggi akan mempercepat difusi sebab partikel mendapatkan energi dari panas.

Proses difusi

Seperti sudah disebutkan di atas, difusi terjadi ketika ada perbedaan konsentrasi, terjadi pergerakan partikel zat padat, cair, atau gas, melewati suatu membran menuju tempat dengan konsentrasi tinggi ke rendah. Inilah beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

  • Bila proses dalam transportasi tersebut tidak menggunakan energi, maka disebut dengan transportasi pasif.
  • Proses melewati membran terjadi karena adanya kekuatan dorong dari gerakan partikel yang acak ketika berdifusi.
  • Partikel yang bisa melewati membran adalah partikel berbentuk kecil, larut di air dan lemak, serta sederhana.

Jenis difusi

Difusi dibedakan menjadi dua, yaitu difusi biasa dan khusus. Inilah uraiannya:

  • Difusi biasa

Sel ingin mengambil nutrisi, atau terjadi pada molekul/partikel hydropobhic (tidak berpolar). Partikel akan langsung berdifusi tanpa memerlukan energi, dan bisa melewati membran langsung.

  • Difusi khusus

Terjadi di sel yang ingin mengambil nutrisi, terjadi di partikel yang punya polar/ion (hydrophilic). Diperlukan protein yang khusus agar partikel bisa melewati membran.

Contoh difusi

Di kehidupan sehari-hari, Anda akan sering melihat contoh terjadinya difusi, yang paling mudah seperti contoh teh dan gula di atas. Contoh yang lain adalah:

  • Parfum ketika disemprotkan di dalam kamar, aromanya akan segera menyebar ke seluruh penjuru kamar, sebab partikel di parfum berdifusi dengan udara.
  • Proses yang terjadi ketika Anda menaburkan garam ke dalam makanan.
  • Konduksi panas, di mana energi panas dari satu benda tersebut bergerak dari suhu yang tinggi ke suhu rendah, membuat benda lain yang menyentuhnya jadi panas juga.

Baca Artikel lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

One thought on “Pengertian, Faktor, Proses dan Jenis Difusi

  1. Pingback: Jenis Alat Reproduksi Secara Generatif Tumbuhan Biji | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *