Pengertian, Jenis dan Contoh dari Kata Sifat

Pengertian, Jenis dan Contoh dari Kata Sifat – Salah satu aspek linguistik yang penting diulas dalam pembelajaran bahasa adalah kata. Kata merupakan sekumpulan fonem yang membentuk fungsi tanda untuk digunakan dalam berkomunikasi.

Pengertian, Jenis dan Contoh dari Kata Sifat

Pengertian, Jenis dan Contoh dari Kata Sifat

Beragam kata yang digunakan dalam pola bahasa Indonesia seperti kata benda (nomina), kata kerja (verba), kata sifat (adjektiva), kata bilangan, kata keterangan, dan lain sebagainya. Salah satu jenis kata yang penting dan pokok digunakan adalah kata sifat atau biasa disebut dengan adjektiva.

Pengertian Kata sifat merupakan kata yang digunakan untuk menerangkan sifat, kondisi, situasi , dan keadaan yang dimunculkan pada subjek.  Kata sifat sering menerangkan hal-hal yang memiliki perbandingan atau pembanding tertentu.

Penjelasan pada subjek atau objek seringkali menggunakan kata sifat yang dominan.  Ciri untuk menentukan kata sifat secara mudah dapat dengan menambahkan kata pembanding seperti lebih, kurang, atau paling.

Jenis-jenis kata sifat ada beberapa macam, tergantung dari penggunaan dalam kalimat. Berdasarkan fungsinya kata sifat terbagi dalam empat jenis. Selain itu, berdasarkan pada penggolongan lain ada pula kata sifat jika dilihat menurut aspek semantis, sintaksis dan juga bentuk.

Pertama, kata sifat atributif, yang berfungsi menjelaskan atau menerangkan subjek. Dalam sebuah kalimat, kata sifat diperlukan untuk menerangkan subjek yang ada. Misalnya seperti pada kalimat “Rumah itu nyaman sekali”. Kata nyaman  merupakan kata sifat atributif yang menjelaskan suasana atau kondisi rumah sebagai subjeknya.

Baca Juga : Pengertian Tata Surya

Kedua, kata sifat predikatif yang berfungsi sebagai predikat dalam sebuah kalimat. Kata sifat dalam kalimat menunjukkan pada subjek. Misalnya seperti kalimat “Anak itu marah”. Kata marah  pada kalimat tersebut merupakan kata sifat yang menjelaskan kondisi anak sebagai subjeknya. Kata marah dalam pola kalimat berfungsi sebagai predikat.

Ketiga, kata sifat predikatif inversi merupakan kata sifat yang terletak sebelum subjek dan menjelaskan subjek. Fungsi kata sifat dalam hal ini sama, yang membedaka n hanya letak pemakaian biasanya ada di awal kalimat sebagai predikat.

Misalnya pada kalimat “Cerahnya langit siang ini”. Kata cerah  pada kalimat tersebut merupakan predikat yang menjelaskan subjek, namun letaknya berada di depan.

Lalu kata sifat substantif atau kata sifat yang berfungsi menjelaskan subjek utama dan biasanya juga ada di awal kalimat.

Kata sifat ini biasanya menjadi pelengkap dari subjek yang digambarkan. Contohnya pada kalimat “Cerdasnya lelaki itu saat berbicara”. Pada kata sifat cerdas dalam kalimat tersebut menerangkan sifat lelaki sebagai subjeknya.

Baca Juga : Pengertian Gas Metana

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *