Pengertian Petir dan Kecepatannya

Biasanya kita melihat kilat kemudian diikuti guntur yang bergelegar. Kilat itulah yang kita sebut sebagai petir. Jadi petir atau kilat itu sebenarnya apa? dan bagaimana proses terjadinya?

d 4

Kilat atau petir sendiri merupakan efek percikan dari perpindahan energi listrik dari perbedaan muatan pada awan-awan di langit. Awan-awan yang ada saat sebelum atau sesudah atau bahkan saat terjadi hujan ini, berusaha untuk menyeimbangkan muatan listrik di dalamnya.

Namun, muatan listrik yang bisa berpindah hanyalah muatan negatif atau disebut juga elektron. Jika awan bermuatan positif berarti awan itu kelebihan proton (muatan positif) atau kekurangan elektron (muatan negatif).

Petir akan mengalir ke Bumi dengan jalur zig-zag yang dapat kita lihat saat langit gelap dan menimbulkan apa yang disebut sebagai lembar petir.

Tahukah Anda berapa kecepatan petir?

Biasanya kita menggunakan istilah “secepat kilat” untuk mengungkapkan sesuatu yang memiliki kecepatan sangat besar. Tapi, sebenarnya berapa kecepatan petir itu sendiri?

Petir bisa mencapai kecepatan 136.000 km per jam!! Sekarang bagaimana kita bisa tahu seberapa dekat atau jarak petir dari kita?

Saat proses perpindahan muatan antara awan-awan, terjadilah kilatan petir kemudian diikuti dengan suara guntur yang menggelegar. Karena kecepatan cahaya lebih tinggi dari kecepatan bunyi, maka yang bisa kita terlebih dahulu adalah petir, abru kemudian kita akan mendengar guntur setelahnya. Bunyi bergerak 12 mil setiap menitnya. Bandingkan dengan kecepatan petir tadi!

Petir dapat menyambar sampai 2 mil dari tempat terjadinya petir itu sendiri. Jadi untung menghitung jaraknya, kita bisa menggunakan acuan waktu kelipatan 5 detik untuk jarak satu mil. Maka jika selang waktu antara petir dan gemuruh guntur sampai 10 detik maka jaraknya adalah 2 mil.

Petir bisa lebih berbahaya dari tornado dan lebih panas dari permukaan Matahari. Sebab, menurut penelitian, lebih banyak orang di dunia tewas karena petir daripada tornado. Dan panas atau temperatur petir bisa mencapai 30.000 derajat Celcius yang lebih daripada panasnya permukaan Matahari.

Baca Artikel Lainnya :

Jika petir mengalir lewat Bumi (tanah) kemudian menyambar obyek bangunan misalnya, tentu sangat berbahaya. Orang bisa terbaka karena sambaran petir bahkan logam bisa dicairkan dengan petir.

Ada juga petir vulkanis yang dihasilkan saat gunung meletus. Hal ini belum dikaji lebih dalam lagi oleh para peneliti, namun mereka sendiri percaya bahwa hal ini disebabkan oleh abu vulkanis yang mengandung muatan listrik.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *