Pengertian Proses Destilasi (Penyulingan)

Pengertian Proses Destilasi (Penyulingan) – Destilasi merupakan suatu proses yang sebenarnya sudah lakukan oleh umat manusia sejak ratusan tahun lalu.

Proses destilasi pertama kali digunakan oleh seorang ahli kimia dari Arab untuk memisahkan parfum. Pada saat ini proses destilasi memiliki pernanan yang sangat penting dalam kimia organik. Seorang ahli kimia mampu untuk mengidentifikasi dan memurnikan senyawa organik dengan memanfaatkan proses destilasi ini.

Untitled

Proses Destilasi

Destilasi yang juga dapat berarti penyulingan dalam prosesnya membutuhkan pemanasan cairan yang dilakukan sampai cairan tersebut mendidih sehingga dapat memaksakan suatu komponen untuk memisahkan diri dengan komponen lain.

Pada dasarnya kenapa menggunakan cairan yang mendidih adalah karena  senyawa dalam campuran cairan berbeda sehingga memiliki titik didih yang berbeda pula.

Pengertian dari titik didih sendiri adalah dimana ketika suhu panas tertentu telah mencapai puncaknya yang membuat cairan akan mendidih. Sebuah tingkat panas tersebut nantinya berfungsi untuk membawa satu senyawa ke titik didihnya sehingga dapat berubah menjadi fase gas.

Kemduian cairan yang sudah berubah menjadi bentuk gas akan mengembun dan kembali keadaan seperti awal. Proses tersebut akan terus diulang hingga semua senyawa dalam campuran tersebut dipisahkan.

Secara umum destilasi berfungsi untuk memisahkan campuran air, tetapi hal tersebut juga dapat digunakan pada gas dengan membalikkan proses. Nantinya pencairan gas terjadi dimungkinkan karena adanya perubahan suhu dan tekanan.

Ide mengenai proses destilasi ini sebenarnya digunakan untuk membagi senyawa dari bahan non-volatile atau senyawa yang kurang stabil.

Proses Destilasi atau proses penyulingan ini memiliki banyak kegunaan khususnya pada bidang komersial, contohnya seperti pada produk industri seperti bensin, minyak tanah, alkohol, penyulingan air, parafin dan lain sebagainya.

Dalam penerapannya proses destilasi mempunyai empat kelompok utama, yaitu skala laboratorium, parfum atau destilasi obat, pengolahan makanan, dan destilasi industri.

Sedangkan berdasarkan jenisnya suatu proses destilasi atau proses penyulingan memiliki tiga jenis utama, yaitu destilasi sederhana, destilasi fraksional, dan destilasi destruktif.

Terdapat perbedaan diantara skala laboratorim dan destilasi industri. Perbedaan tersebut terletak dalam hal pelaksanaanya dimana skala laboratorium dilakukan dalam kumpulan sedangkan destilasi industri dilaksanakan secara terys menerus.

Destilasi yang dilakukan dalam kumpulan ini ditandai dengan masih disertakannya dengan campuran makanan. Lalu setelah disiapkan dalam suatu batch, fraksi komponen yang telah terpisah dikumpukan satu persatu dari komponen yang paling stabil menjadi kurang stabil.

Baca Artikel Lainnya :

Namun sebenarnya destilasi yang dilakukan secara terus menerus atau kontinyu ini diketahui lebih baik dibandingan dengan proses destilasi yang dilakukan dalam kumpulan atau batch. Pada proses destilasi yang satu ini melibatkan bahan bahan sumber, uap, dan distilat pada komposisi konstan. Lalu selanjutnya fraksi dari kedua hal tersebut akan dihapuskan dari sistem.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Proses Destilasi (Penyulingan), semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *