Pengertian Sel Darah Putih (Leukosit)

Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas Leukosit atau lebih dikenal masyarakat tanah air dengan istilah sel darah putih. Pembahasan kita kali ini meliputi pengertian sel darah putih, fungsi sel darah putih, dan ciri-ciri sel darah putih hingga jenis-jenis sel darah putih. Dari pada kita semakin penasaran? Langsung saja kita bahas satu per satu.

s 88

Pengertian Sel Darah Putih

Pengertian sel darah putih  atau disebut juga leukosit merupakan sel yang membangun komponen pada darah. Sel darah putih tidak memiliki inti, tidak memiliki bentuk sel yang tetap, dan tidak memiliki warna.

Pada setiap millimeter kubik darah, terdapat lkurang lebih 8.000 sel darah putih. Sel ini memiliki masa hidup sekitar 6 hingga 8 hari dan terbentuk pada tulang sumsum merah pipih, kelenjar getah bening, dan limpa.

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi sel darah putih atau leukosit antara lain sebagai berikut;

  • Berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang oleh berbagai macam penyakit.
  • Mengepung darah yang sedang terinfeksi atau terkena penyakit, cidera, atau sudah mati.
  • Menangkap dan menghancurkan organisme hidup yang merugikan bagi tubuh.
  • Melindung badan dari serangan mikroorganisme pada jenis sel darah putih seperti monosit dan granulosit.
  • Menyingkirkan atau menghilangkan benda-benda lain yang dapat membahayakan tubuh seperti kotoran, serpihan, dan benda-benda lainnya.
  • Memiliki enzim yang dapat digunakan untuk memecah protein yang merugikan tubuh dengan menghancurkannya, selanjutnya akan dibuang untuk dikeluarkan dari tubuh.
  • Menyediakan pertahanan yang kuat dan cepat terhadap tubuh, sehingga kuat terhadap penyakit yang menyerang.
  • Berfungsi sebagai pengangkut zat lemak yang berasal dari dinding usus, melewati limpa, kemudian berakhir ke pembuluh darah.
  • Menghasilkan anti bodi bagi tubuh.

Ciri-Ciri Sel Darah Putih

Ciri-ciri sel darah putih atau leukosit antara lain sebagai berikut;

  • Memiliki jumlah sekitar 6.000 hingga 9.000 butir per mm.
  • Tidak memiliki warna atau bisa disebut tidak berwarna.
  • Memiliki inti sel atau nukleus.
  • Memiliki bentuk yang bervariasi, sehingga dapat dikatakan bentuknya tidak beraturan.
  • Dapat bergerak secara ameboid.
  • Dapat berubah bentuk.
  • Sel darah putih terbentuk di sumsum merah tulang pipih, limpa, dan kelenjar getah bening.
  • Hanya dapat bertahan hidup antara 6 hingga 12 hari saja.
  • Dapat menembus dinding pembuluh darah.

Jenis-jenis Sel Darah Putih

Jenis-jenis sel darah putih terbagi menjadi beberapa macam, berikut jenis-jenis sel darah putih tersebut;

  • Neutrofit; Neutrofit adalah sel darah putih yang memiliki jumlah paling besar, yaitu sekitar 60% hingga 70% dan bertugas untuk menelan bakteri di dalam tubuh.
  • Monosit; Monosit adalah sel darah putih yang memiliki jumlah paling besar, yaitu sekitar 1% hingga 10% dan berfungsi untuk menghancurkan benda-benda asing di dalam tubuh
  • Basofil; Basofil adalah sel darah putih yang memiliki jumlah paling besar, yaitu sekitar 0,01% hingga 0,3% dan berfungsi untuk mengeluarkan senyawa yang tidak digunakan oleh tubuh

Baca Artikel Lainnya :

  • Eosinofil; Eosinofil adalah sel darah putih yang memiliki jumlah paling besar, yaitu sekitar 7% dan berfungsi untuk parasit multiseluler yang ada di dalam tubuh
  • Limfosil; Limfosil adalah sel darah putih yang memiliki jumlah paling banyak, yaitu sekitar 40% sampai 50% dan berfungsi untuk menyerang sel-sel asing hingga membuat anti bodi.
Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *