Pentingnya pH Tanah

Mas Joko    April 30, 2015    No Comments on Pentingnya pH Tanah

Pentingnya pH tanah merupakan masalah krusial. Pada umumnya tanah pertanian di pulau Jawa bereaksi masam. Pada zaman dahulu terdapat tanah yang disebut dengan tanah podsolik, kemudian namanya diubah menjadi kuitisol. Tanah podsolik/kultisol memiliki pH yang rendah. Kesehatan tanah dapat dilihat dari pH nya. Tanah yang mempunyai nilai mendekati tujuh dianggap memiliki pH normal. Apabila nilainya lebih tinggi atau lebih rendah pH pada tanah mulai perlu dikhawatirkan.

Untitled

Nilai pH tanah adalah ciri kimia tanah. Jika makin tinggi nilainya maka makin asam tanah. Pentingnya pH tanah karena menjadi faktor menentukan kesuburan tanah pada daerah tertentu. Kegiatan dan populasi mikroorganisme dipengaruhi oleh tingkat keasaman tanah. Untuk mengukur nilai pH pada tanah dapat dilakukan dengan berbagai cara pH tester alat yang digunakan adalah cawan porselen yang digunakan untuk tempat pengujian, kartu pengamatan, satu botol kecil yang berisi cairan untuk menguji tingkat keasaman dan pH meter serta menggunakan kertas lakmus yang perlu disiapkan adalah tempat yang berisi air kemudian campurkan dengan sampel tanah. Setelah itu kocok sampai tercampur rata. Ambil lapisan yang telah tercampur paling atas dan taruh ke tempat yang baru. Apabila kertas lakmus warnanya biru maka tanah bersifat basa, jika berwarna merah maka asam.

Sudah taukah Anda jika pH tanah itu merupakan hal yang harus mendapat perhatian lebih? Pentingnya pH tanah diketahui untuk:

  1. Perkembangan mikroorganisme dapat terpengaruhi.
  2. Dapat menunjukkan jika ada unsur-unsur beracun.
  3. Dapat menentukan tinggi rendahnya unsur hara dapat diserap oleh tanaman. Unsur hara pada umumnya mudah untuk diserap akar tanaman pada pH tanah yang netral. pH yang netral dapat dengan mudah diserap air.

Setelah mengetahui betapa pentingnya pH tanah sekarang pasti akan menjaga pH tanah dengan sebaik-baiknya. Pada zaman dulu dianjurkan menaikkan pH tanah menggunakan kapur. Masalahnya jumlah kapur yang diberikan sangat banyak sehingga membutuhkan biaya yang banyak pula. Anjuran ini pun sudah tidak dipakai. Selanjutnya mereka beralih pada galur-galur tanaman yang dapat menahan keasaman pH untuk mengatasi pH rendah.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *