Penyebab, Gejala dan Pencegahan Penyakit Tetanus

Penyebab, Gejala dan Pencegahan Penyakit Tetanus – Penyakit Tetanus merupakan salah satu penyakit yang berasal dari infeksi bakteri yang akan menghasilkan racun yang akan mengkibatkan kontraksi otot tidak stabil, terutamanya pada bagian perototan rahang, dan leher yang akan mempengaruhi sistem pernafasan.

1

Bukan hanya itu, penyakit tetanus ini juga akan menimbulkan beberapa  dampak negatif yang sangat berbahaya bagi kesehatan sehingga harus di waspadai dan ditanggani dengan tepat dan benar. Untuk dapat mengatasi dan menanggani penyakit tetanus sebaiknya harus mengetahui penyebab, dan gejala yang ditimbulkan dari penyakit tersebut.

Penyebab Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus disebabkan oleh bakteri yang bersifat anaerob Clostridium tetani. Spora dari bakteri ini akan dapat hidup dengan cukup lama hingga bertahun-tahun di dalam tanah maupun kotoran hewan yang masih lembab atau kering sekali pun. Jika bakteri tetanus ini masuk kedalam tubuh manusia, akan mengakibatkan dampak negatif yang akan muncul bagi kesehatan. Namun biasanya akan menyerang bila dalam keadaan luka atau terinfeksi benda tajam atau tumpul yang melukai kulit tubuh.

Gejala Penyakit Tetanus

Gejala penyakit tetanus biasanya akan tampak dan muncul ketika sudah beberapa hari sekitar 5-10 hari setelah terinfeksi, tetapi akan muncul juga dalam waktu 2-50 hari setelah terinfeksi. Gejala yang akan ditimbulkan ketika sudah terinfeksi biasanya adalah kekakuan rahang atau perototan. Sedangkan gejala umumnya adalah demam, sakit kepala, gelisah, nafsu makan menurun, sakit tenggorokan, kejang otot, lengan dan tungkai kaki akan sakit.

Diagnosa Penyakit Tetanus

Pendugaan penyakit tetanus ini biasanya akan terjadi kekakuan otot atau kejang otot apabila seseorang menderita luka ringan atau berat yang sudah terinfeksi oleh penyakit ini.

Pengobatan Penyakit Tetanus

Pengobatan memang sangat banyak dan beragam, namun pada biasanya pengobatan penyakit tetanus ini menggunakan obat hanya untuk menetralisir racun dengan memberikan obat antibiotik tetrasiklintetrasiklin dan penisilin yang akan bermanfaat untuk mencegah pembentukan racu yang akan lebih parah lagi.

Bukan hanya obat itu saja, obat lainnya pun juga dapat bisa diberikan untuk menenangkan penderita, mengendalikan kajang dan mengendurkan perototan yang kaku. Untuk terinfeksi yang sudah menenggah hingga berat, mungkin juga memerlukan sebuah ventilator untuk membantu dalam pernafasan.

Selain itu, untuk menurunkan rasa nyeri juga dapat bisa diberikan obat kodein. Obat kodein ini berguna dan bermanfaat untuk menstabilkan tekanan darah dan denyut jantung yang kurang stabil, sehingga akan membantu menurunkan nyeri. Ketika sudah dalam keadaan sembuh harus diberikan vaksinasi karena infeksi tetamus ini tidak memberikan kekebalan terhadap infeksi lanjutannya.

Pencegahan Penyakit Tetanus

Pencegahan penyakit tetanus dapat diberikan vaksinasi karena akan membantu menghambat perkembangan dan pertumbuhan dari bakteri yang menyebabkan penyakit tetanus. Vaksinasi yang diberikan harus sesaui dengan umur, biasanya vaksinasi untuk anak-anak adalah difteri, pertusis, dan tetanus. Sedangkan juga dapat diberikan vaksinasi yang sama namun dosis yang digunakan cukup tinggi dan dapat juga di berikan booster.

Baca juga:

Itulah informasi tentang penyebab, gejala dan pencegahan penyakit tetanus semoga informasi yang kami berikan berguna dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *