Penyebab Hilangnya Cincin Pada Planet Saturnus

Saturnus merupakan salah satu planet yang paling indah di tata surya kita sebab ia memiliki daya tarik tersendiri yaitu cincinnya yang sangat menawan. Tidak heran, banyak orang yang sangat kagum melihatnya melalui teleskop.

d 5

Namun, belakangan diketahui bahwa cincin yang menjadi mahkota kilauannya menghilang perlahan-lahan. Bahkan sangat jelas terlihat dari pengamatan yang dilakukan Efrain Rivera di halaman belakang rumahnya di Puerto Rico, hanya dalam waktu setahun, cincin Saturnus tampak banyak menghilang.

Cincin Saturnus tersusun dari banyak keping es dan batuan yang tampak berkilauan dengan cahaya yang mengagumkan karena pantulan dari cahaya Matahari.

Diyakini bahwa cincin Saturnus terbentuk karena adanya tabrakan dengan planet atau benda angkasa lainnya yang mengandung banyak puing batu dan es. Kemudian, gravitasi Saturnus menariknya sehingga terciptalah cincin indah tersebut.

Namun, cincin yang dimiliki Saturnus tidak memiliki ukuran yang sama atau hampir sama. Pada bagian dari cincinnya ada yang seukuran butiran pasir tapi ada juga yang seukuran rumah kita. Kedengarannya konyol ya, tapi itulah kenyataannya. Ketebalannya pun berbeda, ada bagian yang cukup tebal dan ada juga yang tipis.

Ketika pesawat Cassini milik AS mendarat di Saturnus untuk mempelajari alam disana, hasilnya sangat mengejutkan. Kutub utaranya memiliki warna biru dengan langit berwarna keemasan.

Fenomena menghilangnya cincin Saturnus ini sebenarnya bukan pertama kali diketahui indikasinya. Sebab, pada tahun 1612, ini pun pernah terjadi. Dan hal ini membuat Galileo pusing tujuh keliling memikirkannya.

Ia mengamati dan menyimpulkan bahwa sepertinya cincin Saturnus akan pelan-pelan menghilang sampai akhirnya tiada berbekas.

Namun, sebenarnya hal ini lumrah terjadi setiap 14 sampai 15 tahun sekali. Dan hal ini dapat dijelaskan dengan konsep lintasan bidang cincin atau disebut juga ring plane crossing.

Ketika Saturnus mengorbit Matahari, orbitalnya membawanya pada suatu area dimana cincinnya kelihatan menghilang. Tapi kemudian, orbit terus berjalan hingga cincin Saturnus akan tampak kembali.

Baca Artikel Lainnya :

Secara ilmiah, ketika mengorbit Matahari, cincin Saturnus tampak membelok sejajar dengan garis tampak dari Bumi. Sebenarnya hal ini bisa dimanfaatkan untuk meneliti satelit yang dimiliki Saturnus.

Sebab, ketika Saturnus memiliki cincin, pengamatan terhadap salah satu dari 62 satelit yang dimilikinya tidak akan optimal. Sebab, cahaya dari cincin akan meredup sehingga bisa lebih mudah untuk mempelajarinya.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *