Penyebab Terjadinya Degradasi Lahan

Penyebab Terjadinya Degradasi Lahan – Degradasi lahan merupakan suatu proses penurunan kapasitas dan kualitas tanah yang dapat disebabkan oleh alam ataupun oleh manusia. Faktor alam misalnya erosi, angin dan mekanis. Beberapa jenis degradasi yang muncul adalah pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas pertanian, pertambangan, industri atau karena aktivitas komersial. Degradasi juga dapat terjadi karena pembangunan, radioaktif antropogenik dan karena konflik senjata.

deg3

Faktor terjadinya degradasi lahan adalah tingkat perluasan lahan untuk pertanian baru yang rendah, banyak lahan pertanian yang dialihkan untuk keperluan selain pertanian yang sulit dikendalikan dan terjadinya degradasi SD air dan irigasi dan penyebab lainnya adalah menurunnya tingkat kesuburan fisik dan kimia pada lahan pertanian. Penyebab ini dapat dibedakan menjadi 3 aspek yaitu fisik (contohnya: pemadatan, pergerakan, erosi), aspek kimiawi (misalnya: pengurasan unsur hara, salinisasi, alkalinisasi), dan aspek biologis (penurunan karbon organik tanah, penurunan karbon biomas, penurunan keanekaragaman hayati).

Erosi merupakan salah satu penyebab terjadinya degradasi lahan. Erosi merupakan proses dari hilangnya lapisan permukaan tanah karena pergerakan air maupun angin. Tekanan yang disebabkan oleh hujan dan kekuatan limpasan di permukaan yang mengakibatkan penurunan kestabilan agregat tanah karena kerusakan struktur tanah. Menurut FAO, terdapat 3 sifat erosi, yaitu:

  • Sheet erosion atau erosi permukaan dan merupakan bentuk erosi yang paling umum. Air hujan membawa dan menghilangkan partikel tanah yang tidak terlindungi.
  • Wind eosion (erosi angin). Erosi ini jarang terjadi.
  • Gully erosion.

Degradasi lahan dapat menjadi masalah yang serius karena mempunyai pengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup. Beberapa faktor penyebab degradasi selain erosi, antara lain:

  • Pestisida.
  • Pupuk kimia.
  • Radioaktif.
  • Sampah.
  • Detergen.
  • Limbah.
  • Terlalu sering menggunakan lahan pertanian tanpa melakukan penyuburan kembali dapat menyebabkan menurunnya tingkat kesuburan tanah.
  • Penebangan liar yang menyebabkan tanah gundul dan tidak dilakukan reboisasi.
  • Banyaknya lubang galian tambang tanpa usaha reklamasi.
  • Penggunaan lahan untuk olahraga seperti offroad.
  • Irigasi yang tidak baik dan pengambilan air tanah yang berlebihan.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *