Perbedaan Antara Asteroid dan Meteor

Bicara soal angkasa luar atau luar angkasa pasti tidak akan jauh-jauh dari komet, meteoroid, asteroid, meteor, meteorit dan lain sebagainya. Wah istilah apa itu? Hampir sama semua ya 😀

Mereka semua merupakan benda langit yang dapat menghantam planet. Kali ini, karena judul dari artikel ini adalah perbedaan antara asteroid dan meteor, maka kita fokuskan kesana saja ya J. Pembahasan istilah lainnya, akan kita bahas di artikel lainnya.

l 45

Oke, mari mulai.

Asteroid

Asteroid adalah benda kecil di luar angkasa yang juga mengorbit matahari. Sama seperti planet, hanya saja ukurannya jauh lebih kecil daripada planet. Asteroid terbentuk dari bebatuan luar angkasa dengan sedikit kandungan logam—nikel, dan besi.

Kumpulan asteroid ini berkumpul di sebuah jalur lintasan yang berada antara orbit planet Mars dan Jupiter. Jalur lintasan yang cukup terkenal ini dinamakan sabuk asteroid atau main asteroid belt. Di lintasan sabuk asteroid ini terdapat beberapa asteroid yang paling besar yang pernah diteliti oleh para ilmuwan yaitu Vesta, Ceres, Pallas, dan Hygiea.

Meteor

Nah, karena menyangkut meteor, sedangkan meteor dengan meteorit dan meteoroid tidak dapat dipisahkan, jadi mari akan saya jelaskan sekalian.

Meteoroid merupakan benda kecil di luar angkasa yang melayang-layang bebas tanpa mengorbit pada benda apapun di luar angkasa. Meteoroid dapat terbentuk dari puing-puing komet dan asteroid yang tersusun atas batuan dan logam kecil.

Sedangkan meteor merupakan benda yang kita tunggu-tunggu saat malam tiba, sebab ialah yang disebut sebagai bintang jatuh. Ada kalanya meteoroid terlalu dekat dengan Bumi sehingga dapat tertarik oleh gaya gravitasi Bumi sehingga jatuh ke Bumi dan habis oleh gesekan pada atmosfer Bumi.

Proses terbakarnya meteoroid oleh atmosfer Bumi ini terkadang dapat dilihat dari permukaan Bumi secara jelas. inilah yang disebut dengan meteor. Beberapa orang menyebut meteor sebagai bintang jatuh atau shooting star dan kerap kali memohon dan berdo’a saat ada bintang jatuh.

Baca Artikel Lainnya :

Ada satu istilah lagi, yaitu meteorit. Jika ukuran meteoroid terlalu besar, maka ia tidak akan habis terbakar oleh lapisan atmosfer Bumi. Sehingga sisanya dapat selamat dan jatuh ke permukaan Bumi dengan energi yang luar biasa. Inilah yang disebut dengan meteorit.

Salah satu meteorit yang terkenal adalah meteorit yang berhasil jatuh sekitar 50 ribu tahun yang lalu di kawasan Arizona, Amerika Serikat. Ia berhasil membentuk kawah dengan diameter hampir 0.5 km dan kedalaman 170 m. Wow!

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *