Perbedaan Antara Otak Kanan dan Otak Kiri

Secara umum, otak bagian kanan dan kiri memproses informasi secara berbeda. Walaupun kita memiliki tendensi untuk berpikir dalam satu cara, dua bagian otak tersebut bekerja sama di dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sisi bagian kanan pada otak berfokus pada hal-hal visual, dan memproses segala informasi dalam sebuah cara yang bersifat intuitif dan simultan. Dalam kata lain, otak bagian ini melihat keseluruhan gambar secara luas baru kemudian meneliti aspek detailnya.

t-100

Sebaliknya, sisi bagian kiri otak memproses informasi secara verbal dengan cara analisis dan sekuensial. Dengan begitu otak bagian ini melihat kepingan detail suatu informasi pertama kali lalu menggabungkan semuanya bagaikan puzzle menjadi suatu informasi utuh.

Otak kiri memproses informasi secara verbal dan analitis. Otak kanan memproses informasi secara non-verbal dan intuitif, menggunakan gambaran visual dari pada kata-kata. Salah satu contoh terbaik untuk menggambarkannya adalah dengan memperhatikan bagaimana seseorang memberikan arah suatu tujuan.

Seseorang dengan kecenderungan otak kiri akan berkata demikian, “Dari sini, jalan terus kearah barat sekitar tiga blok dan berbelok kearah utara menuju Jalan Pemuda. Susuri jalan tersebut kurang lebih tiga kilometre lalu berbelok kearah timur menuju Jalan Rajawali.

Lain cerita dengan orang yang memiliki kecenderungan otak kanan. Ketika ditanyai tentang arah menuju suatu tempat, mereka akan cenderung berkata seperti ini, “Belok kanan (sambil memperagakan arah berbelok kanan dengan jari) ketika menemukan sebuah gereja (menunjuk gereja).

Lalu, Anda akan menemui restoran McDonalds dan Indomaret. Di dekat situ berhenti di lampu merah dan belok kanan. Anda akan menemukan stasiun dalam beberapa meter.

Disadari atau tidak, manusia dengan kecenderungan otak kanan atau verbal thinking sering kali dianggap sebagai orang dengan kreativitas tinggi. Tidak ada yang salah atau benar di sini, hanyalah begaimana cara seseorang untuk memproses informasi.

Baca Artikel Lainnya :

Sama seperti orang kidal tidak lebih buruk dari orang yang tidak kidal. Namun, yang perlu Anda sadari adalah ada berbagai macam cara otak memproses informasi yang tersedia. Dengan menyadarinya, Anda dapat melakukan improvisasi di bagian lemah untuk menunjang kompetensi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *