Perbedaan dari Seleksi Alam dan Seleksi Seksual

Perbedaan dari Seleksi Alam dan Seleksi Seksual – Pada proses evolusi yang menyebabkan perubahan pada suatu populasi organisme pada waktu yang cukup lama, disebabkan karena beberapa faktor dan 2 diantaranya adalah seleksi alam dan seleksi seksual.

1

Seleksi merupakan suatu konsep dasar yang membantu terbentuknya teori evolusi yang dikemukakan oleh Charles Darwin. Pada teori yang dikemukakan oleh Darwin, tercatat bahwa terdapat banyak karakteristik seksual yang dikarenakan oleh proses seleksi alam akan tetapi terdapat perubahan tertentu yang dibuat dikarenakan terdapat 2 bentuk seleksi.

Seleksi alam yang disebutkan dalam teori evolusi adalah teori tentang mahkluk hidup yang akan punah jika tidak mampu untuk beradaptasi dengan lingkungannya dalam waktu yang lama.

Sesama mahkluk hidup akan melakukan persaingan demi mempertahankan hidupnya dan yang menang akan mampu bertahan. Kemampuan untuk bertahan hidup dan memproduksi organisme digunakan untuk mengetahui atau mengukur kebugaran dari organisme tertentu.

Dalam teori yang dikemukakan oleh Darwin, dikatakan jika seleksi alam adalah pendorong utama adanya evolusi dengan konsep utama adalah persaingan antara anggota populasi tersebut untuk suatu sumber daya yang ada misalnya pasangan, habitat dan makanan dan anggota yang mampu beradaptasi dengan keadaan alam atau situasi dan kondisi yang ada di sekitarnya akan mempunyai kesempatan hidup yang lebih baik dibandingkan dengan anggota yang lainnya. Dari anggota populasi yang mampu bertahan tersebut akan memiliki keuntungan yaitu mampu untuk memiliki keturunan dan akan bertahan lebih lama.

Seleksi seksual dikemukakan oleh Charles Darwin pada sebuah buku di tahun 1859 yang berjudul On The Origin of Species. Konsep tersebut diperluas di bukunya berjudul The Descent Of Man and Selection in Relation to Sex pada tahun 1871.

Seleksi seksual adalah seleksi yang melibatkan akan pemilihan sifat yang berdasarkan pada peran dalam proses pacaran dan kawin atau keberhasilan kawin antar suatu individu dalam populasi tertentu untuk menurunkan sifat ke generasi selanjutnya. Menurut Darwin, konsep seleksi seksual dibagi menjadi 2 aspek yaitu:

  • Seleksi intraseksual melibatkan persaingan antar anggota jenis kelamin yang sama pada suatu individu dari lawan jenis.
  • Seleksi interseksual merupakan pilihan prefensial pasangan dengan 1 jenis kelamin relatif ke jenis kelamin lainnya.

Pada dasarnya perbedaan dari seleksi alam dan seleksi seksual terletak pada tujuannya untuk melakukan persaingan. Jika seleksi alam merupakan persaingan untuk dapat bertahan hidup, maka seleksi seksual adalah persaingan untuk dapat bereproduksi.

Seleksi seksual meningkatkan keberhasilan dari perkawinan dan tidak menghasilkan suatu individu yang beradaptasi dengan lingkungan tempat individu tersebut hidup atau tinggal.

Perbedaan dari seleksi alam dan seleksi seksual yaitu:

  • Seleksi alam bekerja untuk meningkatkan kebugaran atau daya tahan anggota dalam populasi sedangkan seleksi seksual tidak.
  • Seleksi seksual menurunkan sifat adaptasi tertentu pada suatu individu misalnya leher jerapah yang panjang.
  • Pilihan seksual pada umumnya tergantung dari keberhasilan 1 jenis kelamin ketika seleksi alam bergantung dari keberhasilan kedua jenis kelamin yang berbeda yang berkaitan dengan kondisi umum kehidupan.
  • Seleksi seksual merupakan tipe khusus dari seleksi alam.
  • Karakteristik dari seleksi alam dapat berguna untuk beradaptasi sedangkan seleksi seksual hanya untuk tujuan kawin.
  • Pada seleksi seksual terdapat istilah laki-laki atau jantan dan perempuan atau betina.
  • Pada sebagian besar jenis hewan, ciri tertentu yang terdapat kaitannya dengan proses seleksi seksual tidak dapat terlihat hingga masa hewan tersebut mampu untuk kawin akan tetapi sifat alami hewan terjadi ketika kelahiran suatu organisme selama proses seleksi alam.

 

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *