Perbedaan Hari Siderial Bumi dan Hari Matahari

Kalau Anda ditanya berapa lama Bumi berotasi, apa jawaban Anda? Anda mungkin akan menjawab 24 jam karena memang itu yang kita semua ketahui. Tapi, jawaban saya bukan 24 jam, tapi 4 menit kurang dari itu—tepatnya 23 jam 56 menit.

Lho? Kok tidak sama dengan apa yang kita ketahui selama ini? Boleh saya katakan jawaban Anda dan jawaban saya benar keduanya.

l 61

Coba pikirkan, apa yang membedakan keduanya? Acuan. Segala sesuatu diukur berdasarkan acuan. Dan jika acuannya sudah tidak sama, bisa jadi hasil pengukurannya pun juga tidak sama. Begitu pula dalam mengukur lamanya waktu Bumi dalam berotasi.

Ada dua acuan untuk mengukur lamanya waktu Bumi berotasi yaitu dengan menggunakan Matahari dan bintang sebagai acuannya.

Jawaban Anda tentang lamanya waktu Bumi berotasi—yaitu 24 jam—tadi adalah aplikasi dari pengukuran dengan Matahari sebagai acuannya. Menggunakan Matahari sebagai acuan dalam mengukur waktu Bumi berotasi ini disebut dengan hari Matahari atau hari surya.

Satu hari matahari didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan Matahari untuk melintas dari satu titik kembali ke titik yang sama lagi. Misalnya, Anda akan menghitung waktu yang diperlukan Matahari yang sedang berada persis di atas kepala Anda sampai Matahari kembali ke titik itu lagi.

Waktu yang diperlukan Matahari untuk bergerak dari satu titik kembali ke titik semulanya adalah 24 jam. Inilah mengapa—jika Anda punya pertanyaan kenapa pagi hari tetap jam 6 pagi dan siang hari juga tetap jam 12 siang padahal sebenarnya waktu Bumi untuk berotasi hanya 23 jam 56 menit—pagi hari tetap jam 6 dan siang hari tetap 12 siang.

Sedangkan jawaban saya bahwa Bumi berotasi hanya memerlukan waktu 23 jam 56 menit, ini berdasarkan perhitungan hari siderial bintang. Aplikasinya sama seperti hari Matahari hanya acuannya diganti dengan bintang, yang diamati adalah bintang, bukan Matahari.

Baca Artikel Lainnya :

Jadi hari siderial didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan bintang untuk melintas dari satu titik kembali ke titik itu lagi.

Hari siderial tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tapi digunakan oleh para astronom untuk mengetahui posisi benda langit di angkasa.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *