Perkembangan Teori Sel dan Manfaatnya

Perkembangan Teori Sel dan Manfaatnya – Ilmu pengetahuan memang tiada hentinya untuk digali, bahkan sejak zaman dulu dimana belum ada buku maupun peralatan yang mendukung dilakukannya penelitian. Ilmu-ilmu yang Kita dapatkan di bangku sekolah tentunya tidak terlepas dari penelitian yang dilakukan di dekade terdahulu tersebut. Sama halnya dengan teori mengenai sel yang kali pertama diungkapkan oleh seorang peneliti pada abad ke 16. Yakni Robert Hooke yang melakukan penelitian mengenai sel sejak tahun 1.600-an dan ilmunya masih bisa dipelajari hingga sekarang.

a1

Awal mula keberadaan teori sel

Peneliti Robert Hooke mengemukakan teori mengenai sel melalui sebuah percobaan sederhana, yakni dengan potongan gabus. Beliau memotong sebuah gabus, dan kemudian melakukan pengamatan dan mengungkapkan teori tentang sel. Hal ini disebabkan adalah adanya ruang-ruang kosong yang ada di antara potongan gabus, dan menjadi dasar pengungkapan teori mengenai sel. Teori mengenai sel ternyata tidak hanya berhenti sampai disini saja, sebab kemudian ada banyak peneliti lain yang menyempurnakan teori tersebut.

Jean Baptise de Lamark kemudian melengkapi teori sel yang diungkapkan oleh Robert Hooke, yakni bahwa setiap makhluk hidup memiliki sel. Sel-sel ini kemudian saling tersusun dan ada dalam bentuk cairan, kemudian membentuk makhluk hidup. Teori yang diungkapkan oleh beliau kemudian juga mendapatkan dukungan, yakni dari Felix Durjadin. Felix Durjadin mengungkapkan bahwa setiap makhluk hidup membutuhkan cairan, tanpanya maka makhluk hidup tidak akan mampu bertahan hidup.

Seiring berjalannya waktu, teori semakin disempurnakan, dan kali ini diungkapkannya sel dalam bentuk protoplasma oleh Jihanes Purkinje dan juga peneliti ternama Hugo Van Mohl. Semakin berkembangnya teknologi membuat penelitian yang dilakukan semakin mudah dan terarah. Kemudian bisa dibuktikan secara nyata sehingga mendapatkan pengakuan. Hingga sekarang teori sel membuahkan sebuah penelitian yang menggambarkan bentuk sel secara utuh. Sel yang merupakan bagian terkecil dari sebuah jaringan mampu digambar setiap lapisannya dengan jelas.

Manfaat keberadaan teori sel

Adanya teori sel yang terus berkembang memberikan banyak kemudahan bagi penelitian di berbagai bidang yang berhubungan dengan makhluk hidup. Yakni mengenai penurunan sifat secara genetik, melakukan penyilangan makhluk hidup untuk mendapatkan varietas lebih unggul, dan lain sebagainya. Memahami fungsi dari setiap sel di dalam tubuh juga membantu manusia untuk lebih memberikan perhatian kepada kesehatannya.

Keuntungan yang bisa diambil dari penelitian yang berkaitan dengan sel pada tubuh makhluk hidup memang sangat banyak. Selain untuk menambah pengetahuan dan memberikan gambaran menjadi seorang peneliti yang cerdas. Kita pun bisa mendapatkan manfaat dari segala hal yang berhubungan dengan sel. Mulai dari cara merawat tanaman, hewan peliharaan, mencegah penyakit, dan lain sebagainya. Tidak menutup kemungkinan akan ada lebih banyak teori sel yang mampu dibuktikan secara empiris.

Baca Artikel lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

4 thoughts on “Perkembangan Teori Sel dan Manfaatnya

  1. Pingback: Fungsi Sekaligus Sifat Membran Sel | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  2. Pingback: Pengertian dan Definisi Osmosis | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  3. Pingback: Ganggang, Protista Serupa Tumbuhan | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  4. Pingback: Jenis Alat Reproduksi Secara Generatif Tumbuhan Biji | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *