Proses Terciptanya Manusia Berdasarkan Al-Qur’an

Banyak yang berpendapat mengenai bagaimana manusia diciptakan, namun terdapat sumber pasti yang menjelaskan bagaimana manusia terbentuk yaitu berdasarkan Al-Qur’an. Kitab Suci agama Islam tersebut menjelaskan dengan pasti prosesnya. Manusia pertama yang diciptakan adalah Nabi Adam AS dari segumpal tanah kering dan kemudian ditiupkan ruh dan kemudian Nabi Adam hidup dan tinggal di surga.

fu 56

Untuk menciptakan pasangan, Allah SWT menciptakan seorang wanita dari rusuk Nabi Adam yang bernama Siti Hawa. Keduanya diikat dalam hubungan pernikahan agar mendapatkan keturunan. Keduanya akhirnya diturunkan di bumi dan dipisahkan karena godaan setan yang menyuruhnya memakan buah Quldi.

Nabi Adam yang terpisah dari Siti Hawa akhirnya bertemu dan mendapatkan keturunan melalui proses perkawinan. Dalam Al-Qur’an dijelaskan mengenai bagaimana terbentuknya manusia atau janin yang tumbuh dalam rahim seorang wanita. Manusia disebutkan berasal dari saripati tanah yang masuk berupa protein dan sari makanan.

Saripati tersebut masuk menjadi energi dan akan diproses sehingga menjadi sperma (pada pria) untuk membuahi sel telur (pada wanita). Jika bertemu dengan sempurna, akan membentuk embrio pada rahim dan akan tumbuh menjadi janin yang menjadi cikal bakal manusia.

Dalam Al-Qur’an disebutkan jika terdapat 6 tahapan sebelum akhirnya janin dilahirkan dan nantinya akan tumbuh dan besar di dunia. Pertama, sperma bertemu dengan sel telur yang berada dalam rahim perempuan. Dari sperma, nantinya akan membentuk syaraf, tulang serta jaringan tubuh sedangkan dari sel telur akan membentuk darah dan daging agar sempurna. Tahapan kedua terjadi saat memasuki hari ke-7 dimana sel telur yang berhasil dibuahi, segera tertanam pada dinding rahim wanita.

Tahapan ketiga terjadi pada minggu ke-4. Di tahapan ini, terjadi pembentukan otak, syaraf, telinga, sistem pernafasan yang belum sempurna dan bagian tubuh yang lainnya. Embrio akan memiliki saluran darah sendiri, jantung yang sudah mulai berdegub. Tahapan keempat yaitu pada minggu ke-5 hingga ke-7, pembentulan tulang, otot terjadi.

Memasuki minggu ke-7, perut, usus, syaraf, otak, sistem tulang belakang mulai terbentuk dan sistem pernafasan mulai terlihat sehingga embrio dapat mulai bernafas sendiri. Hati, pankreas, usus mulai terbentuk sempurna dan bagian tubuh lainnya mulai terlihat.

Tahapan ke-5 saat memasuki minggu ke-8, embrio berubah menjadi janin dan semua tulang terbentuk sempurna kecuali di bagian kuku yang ada di tangan dan kaki. Tahapan terakhir yaitu tahapan ke-6 saat Allah memasukkan ruh ke janin.

Berdasarkan pada Al-Qur’an, kehidupan dalam rahim sudah memiliki hubungan dengan Allah SWT dan mulai minggu ke-12 atau pada hari ke-40, peran orang tua akan berpengaruh untuk membentuk kepribadian dari janin. Pengetahuan umum tentang pembentukan janin baru ditemukan ketika tahun 1940an sedangkan pengetahuan ini telah ada sejak Nabi Muhammad menerima wahyu yaitu di tahun 610 M.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *