Proses Terjadinya Angin Darat Dan Angin Laut

Proses Terjadinya Angin Darat Dan Angin Laut – Ketika kita merasakan hawa yang cukup panas pasti kita mengharapkan ada angin yang berhembus untuk mengurangi hawa panas itu. Angin merupakan udara yang berhembus dari daerah bertekanan maksimum ke daerah yang bertekanan minimum.

Angin Laut

Dalam artikel ini kita akan memahami 2 jenis angin, yaitu angin darat dan dan angin laut. Mungkin kalian pernah belajar kedua jenis angin tersebut pada saat duduk dibangku sekolah, mari kita ulas lagi mengenai proses terjadinya angin darat dan angin laut:

Angin Darat

Sebelum kita memahami proses terjadinya angin darat, kita perlu mengetahui pengertiannya terlebih dahulu.

Angin darat merupakan angin yang berhembus dari daratan menuju lautan. Apakah kalian pernah melihat para nelayan pergi mencari ikan di lautan pada malam hari? Mungkin kalian juga bertanya-tanya mengapa hal itu terjadi, padahal ketika malam hari kondisi pencahayaan di laut sangat terbatas, sehingga seharusnya cukup sulit ketika mereka berlayar pada malam hari.

Hal ini dikarenakan angin darat cukup menguntungkan mereka untuk mencari ikan dilautan.

Jadi, proses terjadinya angin darat ini ketika tekanan udara pada daratan itu lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan udara di daerah lautan, maka aliran udara ini akan mengalir dari tekanan tinggi ke tekanan yang lebih rendah.

Hal yang menyebabkan tekanan di daratan lebih tinggi dibandingkan lautan karena suhu di daratan relatif dingin karena lebih cepat melepas panas pada malam hari, dibandingkan dengan lautan yang relatif bersuhu hangat. Kejadian ini mengakibatkan udara diatas lautan yang bersifat panas/hangat akan naik keatas menuju permukaan, sehingga menimbulkan kekosongan udara.

Maka, kekosongan udara tersebut akan diisi oleh udara yang bergerak dari daerah daratan tadi. Hal Itulah yang mengakibatkan para nelayan memanfaatkan angin tersebut pada malam hari untuk membantu menggerakkan kapal mereka demi bisa mencari ikan dilaut.

Angin laut

Ketika kita membicarakan angin laut, sudah pasti hal itu sangat berbanding terbalik dengan angin darat.

Angin laut merupakan angin yang berhembus dari lautan menuju daratan. Masih membicarakan soal nelayan, pada umumnya ketika para nelayan berlayar pada malam hari, mereka akan kembali ke daratan pada pagi/siang harinya. Hal ini dikarenakan para nelayan memanfaatkan angin laut untuk membantu mereka dalam menggerakkan kapal menuju kembali daratan.

Jadi, proses dari angin laut ini ketika pada siang hari suhu dilautan akan menjadi lebih dingin dibandingkan dengan daratan, hal ini dikarenakan laut cukup lambat dalam menerima ataupun melepaskan panas.

Sehingga tekanan dari lautan ini akan menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan daratan yang lebih rendah.

Aliran angin laut ini terjadi ketika udara panas pada daratan akan naik serta digantikan udara dingin pada lautan. Jadi, angin akan berhembus dari tekanan tinggi diatas lautan/perairan untuk menurunkan tekanan ke daratan.

Dapat disimpulkan bahwa angin darat dan laut adalah angin yang berhembus dari darat ke laut pada siang hari dan berhembus sebaliknya pada malam hari.

Demikianlah pembahasan mengenai proses terjadinya angin darat dan angin laut, semoga dapat menambah wawasan serta ilmu bagi kita semua serta dapat bermanfaat bagi sesama.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *