Proses Terjadinya Respirasi Sel dan 3 Tahapannya

Untuk terus berfungsi, sel-sel yang ada di tubuh memerlukan proses respirasi, yaitu proses yang dilakukan oleh sel-sel di tubuh untuk mendapatkan energi, sehingga mereka bisa berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Makhluk hidup pada dasarnya adalah kumpulan dari sel-sel tersebut, dan itu berarti respirasi dalam tahap selular selalu diperlukan oleh semuanya, termasuk manusia, demi kelangsungan hidupnya.

fu 93

Proses respirasi sel sendiri dibagi menjadi dua, yaitu aerobik dan anaerobik. Namun di kesempatan kali ini, Anda akan berfokus pada proses aerobik.

Ketika proses respirasi aerobik ini berlangsung, perpaduan dengan oksigen membuatnya menghasilkan energi yang jumlahnya cukup besar. Meski dalam prakteknya, respirasi aerobik tidak selalu membutuhkan oksigen, meski jumlah energi yang dihasilkan lebih kecil. Inilah proses yang disebut dengan fermentasi.

Proses

Respirasi sel aerob yang utama terjadi di sel eukariotik (sel dengan nukleus dan organel), sementara sebagian besar proses sendiri terjadi di mitokondria.

Berikut adalah uraian detail tentang proses respirasi:

  1. Glikolisis
  • Berlangsung di sitoplasma, tempat di mana organel sel mengapung.
  • Di sini, molekul gula 6-karbon, yaitu glukosa, kemudian diproses sehingga pecah menjadi 2 molekul piruvat (gula 3-karbon), yang merupakan produk utama.
  • Selain piruvat, dilepaskan juga 2 molekul ATP dan NADH yang punya energi sangat tinggi. Inilah awal proses respirasi.
  1. Siklus asam sitrat
  • Disebut pula dengan siklus Kreb dan asam trikarboksilat (TCA), dan terjadi di mitokondria.
  • Molekul bergerak menuju mitokondria, dan melakukan oksidasi di mana piruvat dari tahap glikolisis di atas akan kehilangan CO2, dan berubah menjadi asetil KoA.
  • Energi kembali dilepaskan, dan disimpan dalam 2 bentuk energi yang tinggi, NAD+ dan FAD.
  • NAD+ dan FAD akan bergerak menuju ke tahap berikutnya, rantai transportasi elektron, yang merupakan tahap terakhir.
  1. Rantai transportasi elektron
  • Terjadi masih di mitokondria.
  • Sekelompok molekul dan sebagian dari karbon, membuat molekul NAD+ dan FAD yang punya energi sangat tinggi menjadi bereaksi. Hasilnya adalah pelepasan energi yang sangat besar. Semua energi tersebut memanfaatkan berbagai molekul ATP yang ada, dan menghasilkan sampai sekitar 38 molekul ATP.

Formula

Jika ditulis dalam rumus kimia, inilah tahap-tahap dari semua proses respirasi seluler di atas:

C6H12O6 + 6 O2  Menghasilkan  6 CO2 + 6 H2O + ATP

Formula tersebut dibaca: glukosa ditambah oksigen menghasilkan karbon dioksida, air, dan 38 molekul ATP.

Molekul ATP inilah yang nantinya menjadi semacam “mata uang” dari sel yang menghasilkan energi. Artinya, sel akan mengubah makanan yang sudah Anda konsumsi menjadi energi, lalu energi tersebut akan digunakan oleh setiap sel di tubuh Anda untuk melanjutkan fungsi mereka sehingga Anda tetap hidup. Proses yang dialami sel-sel ini cukup panjang dan juga rumit, namun sangat penting untuk diketahui.

Ringkasan

Inilah ringkasan dari proses respirasi:

  • Tahap I glikolisis

Di dalam sitoplasma sel, glukosa dipecah dengan proses yang disebut glikolisis.

  • Tahap II siklus asam sitrat/Krebs

Molekul piruvat kemudian diangkat menuju mitokondria, yang merupakan penghasil energi. Piruvat diubah jadi molekul 2-karbon dan masuk siklus Krebs.

  • Tahap III rantai transpor elektron

Energi masuk rantai transpor elektron, dan digunakan untuk menghasilkan ATP. Oksigen akan membantu proses mengubah glukosa menjadi ATP. Di awal, hanya 2 molekul ATP per glukosa, tetapi selanjutnya, lebih banyak ATP yang dilepaskan, maksimal 38 molekul.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *