Proses Transkripsi pada Sel Prokariotik

Proses Transkripsi pada Sel Prokariotik – DNA adalah salah satu penyusun sel yang dari generasi ke generasi memberikan informasi sel yang saling berhubungan.

1

Satu sel dengan sel yang lain meskipun telah berbeda organismenya tetap akan membawa informasi dari DNA yang sama. Artinya setiap pembentukan sel baru akan memiliki muatan isi yang sama dengan sel lama yang membentuknya. Semua kegiatan sel ini adalah tanggung jawab sepenuhnya dari DNA dan termasuk untuk pembentukan sel baru melalui pembelahan sel.

Proses sintesis protein dilakukan untuk menjaga kelangsungan rantai DNA tetap ada di dalam tubuh sel yang baru. Sintesis protein sendiri terjadi dengan melalui dua tahapan penting, yakni tahap Transkripsi dan juga tahap Translasi.

Mengawali sintesis protein maka Kita akan menjumpai aktivitas pengenalan protein yang diperlukan dalam pembentukan protein baru. Proses ini menjadikan pembentukan rantai DNA dan juga mater penyusun rantai DNA yang komplit atau lengkap. Kemudian berlanjut kepada tahap Translasi maka akan dilakukan pengubahan terhadap protein mRNA menjadi Popipeptida.

Prokariota dan eukariota

Makhluk hidup tersusun atas sel, dan dilihat dari jumlah sel yang menyusunnya maka dibedakan menjadi dua jenis. Pertama ialah jenis Prokariota yang merupakan makhluk hidup bersel tunggal atau satu sehingga tidak memiliki organel. Ketidakadaan organel ini menjadikan makhluk bersel satu seperti bakteri memiliki ukuran yang sangat kecil dan tidak bisa diamati oleh manusia dengan mata telanjang.

Sementara untuk jenis makhluk hidup satunya ialah Eukariota yang memiliki susunan sel yang banyak dan memiliki organel. Menjadikannya sebagai makhluk dengan bentuk fisik yang tidak mudah berubah dan struktur sel di dalam tubuhnya lebih kompleks. Proses pembentukan ataupun pembelahan sel pun berlangsung lebih komplek untuk menjadikan masing-masing sel penyusun tubuh memberikan fungsi secara utuh.

Transkripsi di dalam prikariota

Tidak dapat dipungkiri bahwa pembelahan sel yang terjadi pada hewan bersel satu memang sangat unik. Meskipun memiliki jumlah sel dan inti sel tunggal namun pembelahan selnya mampu membentuk individu baru. Lengkap dengan DNA yang sangat mirip dengan induknya mengingat dibuat dari satu jenis sel tunggal saja.

Tahapan transkripsi di dalam sel Prokariota tetap berlangsung dalam empat langkah. Yakni mulai dari pengikatan, inisiasi, elongasi, dan juga terminasi. Keempat tahapan ini akan membantu proses pembentukan protein yang berperan penting dalam kehidupan sel tunggal tersebut.

Sebelum mengalami tahap pengikatan maka akan diawali oleh proses sintesis RNA yang kemudian mengalami katalisasi. Hasil katalisasi dari sintesis RNA disebut sebagai RNA Polimerase yang kemudian saling mengikat di dalam promotor, yakni titik ideal untuk mengumpulkan RNA Polimerase di dalam Ribosom.

RNA Polimerase di dalam sel Prokariota memang dimonopoli oleh RNA Polimerase. Sedangkan pada sel Eukariota mampu menghasilkan DNA yang membentuk enzim di luar RNA.

Sel bakteri bahkan hanya dijumpai satu saja RNA Polimerase, yang memiliki enzim protein seperti mRNA, tRNA, jenis bakteri yang memiliki RNA Polimerase tunggal adalah Escherichia coli atau E-coli yang memiliki dua subunit alfa dan juga dua subunit beta, kemudian ada pula faktor sigma.

Hewan bersel tunggal yang menghasilkan Transkripsi RNA Prokariotik saja mampu melakukan transkripsi setiap 40 detik sekali. Intinya pembelahan sel akan sangat cepat jika kondisi lingkungan sangat memungkinkan. Sebab transkripsi protein terjadi dengan intensitas yang juga sangat cepat, itulah mengapa bakteri mudah sekali menimbulkan wabah. Sedikit saja berada di lingkungan yang memungkinkan maka perkembangannya bisa tidak terkendali.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

3 thoughts on “Proses Transkripsi pada Sel Prokariotik

  1. Pingback: Memahami Peristiwa Sintesis Protein dalam Tubuh Makhluk Hidup | Joko Warino Blog

  2. Pingback: Mekanisme yang Terjadi dalam Sintesis Protein | Joko Warino Blog

  3. Pingback: Ciri Biologis Orang tua Menurun Pada Anaknya! | Joko Warino Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *