Rambutan : Bagaimana Cara Budidayanya?

Rambutan : Bagaimana Cara Budidayanya? – Nephelium Laapaceum atau yang lebih dikenal dengan nama rambutan adalah buah yang memiliki rasa yang terkadang asam dan ada pula yang manis serta memiliki kulit yang terdapat rambut runcing. Buah ini hidup di tempat yang memiliki ketinggian 30-500 mdpl dengan tingkat curah hujan yaitu 1.500-2.500 mm setiap tahun. Untuk membudidayakan tanaman ini, keadaan iklim sangat berpengaruh seperti suhu udara, curah sinar matahari, arah angin dan curah hujan.
1

Tanah yang dapat digunakan untuk menanam rambutan adalah tanah dengan pH sekitar 6,67. pH yang kurang dari 5,5 misalnya di rawa-rawa, harus dilakukan pengapuran sebelumnya. Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan tanah yang akan digunakan untuk menanam dan yang paling cocok adalah saat musim hujan. Caranya, gemburkan dan kemudian ratakan lalu buat lubang dengan ukuran 1x1x0,7-0,8 m. Jarak antar lubang adalah 12x12m atau 14x14m. Langkah membuat lubang yaitu:

  • Buat lubang dengan bentuk segi empat berukuran 1x1m dengan galian lapisan atas sedalam 35-40 biarkan terkena sinar matahari pagi.
  • Perdalam hingga ukuran 70-80 m
  • Angin-anginkan selama 15 hari
  • Kembalikan tanah galian bawah dan campurkan tanah bagian atas dengan pupuk kandang sekitar 40-60kg per lubang dan rapikan.

Siapkan benih yang siap ditanam, jika masih berupa biji, rendam bibit dengan campuran air dan HCl 25% dengan perbandingan 25% atau larutan asam sulfat selama 15 menit. Angkat dan cuci bersih. Diamkan 1 hari hingga kering dan semaikan pada tanah gembur sedalam 20 cm. Setelah 1 bulan dapat dipindahkan ke tempat penanaman. Tanaman lalu ditanam pada lubang yang tidak terlalu dalam atau dangkal. Buat pelindung dari bambu di bagian timur. Jangan lupa menambahkan pupuk kandang dan pupuk hijau.

Tanaman rambutan baru dapat disiram hingga berumur 2 minggu yaitu selama 2 kali dalam sehari. Setelah 2 minggu, penyiraman hanya dilakukan sehari dalam sehari. Hindari penyiraman yang menyebabkan air yang menggenang di sekitar pohon. hal tersebut dikarenakan, tanaman rambutan akan tumbuh kurang baik jika memiliki air yang menggenang di sekitarnya.

Pemupukan untuk tanaman rambutan dilakukan dengan menggali tanah yang ada di sekeliling pohon dengan kedalaman 30×40 cm dan memberi campuran pupuk kandang 30 kg, TSP 50 kg, urea 100 gr, ZK 250 gr untuk tanaman rambutan dengan umur 2 tahun untuk setiap hektar tanah yang digunakan untuk budidaya.

Jika berumur lebih 3 tahun dan seterusnya dapat diberi campuran pupuk kandang, TSP, urea, ZK sebanyak 50 kg, 60 kg, 150 gr, 250 gr. Pupuk daun yang digunakan dapat diberikan dengan cara disemprotkan. Pupuk daun diberikan agar unsur hara menjadi lebih cepat terserap, tunas dan bunga lebih mudah dan lebih cepat terbentuk serta agar tanah tidak cepat tandus.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *