Sang Penemu Ban John Boyn Dunlop

Sang Penemu Ban John Boyn Dunlop – Siapa diantara kita yang tidak memiliki kendaraan? Pasti semua menjawab memiliki bukan? Ketika memiliki sebuah kendaraan, maka yang harus anda lakukan pasti bukan hanya sekedar menggunakan. Tapi juga merawat kendaraan yang kita miliki sehingga membuat perjalanan kita semakin nyaman.

Untitled

Merawat kendaraan ini tidak memandang apakah kendaraan bermotor ataupun kendaraan tak bermotor. Dengan perawatan rutin, selain membuat nyaman juga akan membuat kendaraan tersebut memiliki masa manfaat yang lebih lama.

Baca Juga :

Semakin awet kendaraan yang kita miliki, tentu akan semakin membuat arus kas kita semakin baik bukan? Beberapa hal yang harus mendapatkan perawatan rutin ketika memiliki kendaraan antara lain adalah:

  • Mesin,
  • Ban,
  • Rem,
  • Perseneleng dan kapling,
  • Body kendaraan,
  • Kaki-kaki dan skok.

Memang tidak semua kendaraan memiliki bagian yang sama untuk dirawat seperti item yang dijelaskan diatas. Misalnya untuk sepeda angin, tentu tidak perlu ada perawatan mesin, perseneleng dan kopling. Tapi untuk item ban tentu semua kendaraan memiliki bukan?

Merawat ban dapat dikatakan berbeda dengan merawat mesin. Meskipun terlihat hanya bagian kecil dari kendaraan, tapi ban memiliki peran yang vital. Tanpa ban tentu kendaraan tidak bisa berjalan. Sedangkan perawatan ban meliputi tekanan angin di dalam ban itu sendiri.

Apakah kurang atau bahkan berlebih. Jika terjadi tekanan yang tidak normal tentu akan membuat kendaraan tidak nyaman. Ban dengan isi tekanan angin memang dapat dikatakan sebagai inovasi terbaik dalam sebuah produksi ban. Mengapa disebut sebagai inovasi terbaik? Karena perkembangan ban sendiri memiliki sejarah yang tidak sebentar.

Ban yang kita kenal seperti sekarang tidak akan ada jika tidak ada tokoh John B. Dunlop. Pasti familiar dengan nama Dunlop bukan? Nama ini sampai sekarang diabadikan sebagai merk ban terkenal yang ada di pasaran. Sejarah dari ban angin buatan JB Dunlop ini dapat diringkas sebagai berikut:

  1. Ban pertama kali ditemukan sebelum tahun 1845 yang berupa ban dari karet utuh atau padat.
  2. Ban dengan desain baru ditemukan oleh Robert W. Thompson di tahun 1845. Desain yang ditemukan oleh beliau pada dasarnya adalah ban angin tanpa tidak berjumlah satu. Melainkan ban dengan pipa kecil yang dimasukkan jadi satu dalam sebuah ban besar di bagian luar.
  3. Ban angin dengan isi satu ban dalam berisi angin yang dibungkus dengan ban luar ditemukan oleh JB. Dunlop, seorang dokter hewan di Skotlandia dan Irlandia, pada tahun 1888 dan diperkenalkan pertama kali ke khalayak pada tahun yang sama.

Ban angin yang juga dikenal dengan pneumatic ini dirancang mulai tahun 1887 atas dasar keluhan sang anak. Ketika itu JB. Dunlop mendengar jika anaknya merasa tidak nyaman dan pusing ketika berkendara di atas bebatuan karena bahannya dari karet padat tersebut.

Namun karya ini tidak akan bisa dikenal seperti sekarang jika tidak ada jasa William H. Du Cross seorang pebisnis asli Irlandia. Mereka membuktikan inovasi yang dibuat oleh Dunlop ini melalui sebuah kejuaraan sepeda di tahun 1889 dan mereka memenangkannya. Tak ayal, Dunlop kemudian dikenal sebagai pembuat ban terbaik pada masa itu.

Sehingga dibuatlah pabrik ban ini di tahun 1889 di Belfast Irlandia. Karena awalnya desain ban buatan Dunlop ini menempel ke velg sepeda, sehingga susah ketika ban bocor di tengah jalan, maka oleh seorang CK Walsh desain ini disempurnakan. Yaitu dengan membuat celah diantara velg dan ban sehingga ban bisa dilepas seperti sekarang ini.

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *