Sejarah Berdirinya BPUPKI

Negara Indonesia memang tak terlepas akan adanya kisah-kisah sejarah yang teramat sangat berharga. Hingga menjadikan istilah jas merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah guna mengenang kisah perjuangan besar di masa lampau. Tak jauh pula dengan kisah dari sejarah BPUPKI atau yang disebut dengan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

fu 16

Latar belakang yang menjadikan BPUPKI ini dibangun karena kedatangan Jepang di Indonesia. Yang mana pada saat itu, negara Indonesia yang tengah dijajah oleh Belanda telah dikalahkan oleh Jerman. Bahkan kehadiran Jepang di Indonesia ini mampu membuat Belanda angkat kaki dari tanah air.

Kedatangan Jepang ke Indonesia ini mendapatkan sambutan hangat, bahkan tak sedikit pula pihak-pihak dari Indonesia yang bekerja sama dengan pihak Jepang. Akan tetapi, ternyata Jepang hanya mengakali dan memanfaatkan pemerintahan dan berpura-pura baik. Hingga akhirnya sikap aslinya terlihat yang menjadikan banyak pihak disiksa, dijadikan budak, dan tindakan buruk lainnya. Bahkan Jepang juga membagi wilayah Indonesia menjadi tiga area yang masing-masing mempunyai komando, diantaranya ialah:

  • Area Sumatera dipimpin oleh tentara ke 25,
  • Area Jawa dan Madura dibawah komando tentara ke 16,
  • Area Kalimantan dan Indonesia yang ada di bagian timur dihandle oleh Angkatan laut ke 2.

Begitu banyak tindakan Jepang yang tak jauh berbeda dengan Belanda yang hanya ingin menjajah Indonesia saja. Bahkan Jepang berniat menjadikan negara Indonesia ini sebagai satu bagian dari Great Japanese empire. Omong kosong dari Jepang tak terhenti begitu saja, mereka juga melarang Indonesia untuk menggunakan bendera nasional serta menggunakan kata Indonesia. Tindakan yang tak hanya menyiksa secara luar dan dalam ini ternyata lebih parah dari apa yang dilakukan oleh pihak Belanda.

Hingga suatu ketika, pihak Jepang menyadari adanya kekalahan akibat dari perang dunia dua. Tepat di tanggal 7 September 1944. Untuk meminimalisir resiko ini, Jepang menjanjikan omongan manis dan hanya omong kosong semata. Seperti dengan menjanjikan adanya kemerdekaan dan berbuat baik agar dipandang baik.

Hal ini dilakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai bonekanya yang dapat diatur dan dikendalikan sesuka hati. Namun ternyata, upaya ini kalah karena adanya beberapa pemberontakan yang dilakukan oleh PETA di kota Blitar.

Atas adanya pemberontakan tersebut, pihak Jepang meminta sebuah perundingan dengan pihak Indonesia untuk mengintegrasi nasional Indonesia. Pada tahap awal ini dipimpin oleh Muhammad Yamin di tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Dalam pertemuan ini mendeskripsikan tentang kewilayahan milik Indonesia. Kemudian pada pertemuan ke ialah pada tanggal 10 hingga 17 Juli 1945 untuk membentuk suatu konstitusi bagi Indonesia.

Dari berkumpulnya pihak-pihak yang berjumlah 59 dari orang Indonesia dan 8 orang dari Jepang bertujuan untuk membangun negara Indonesia tanpa harus dijadikan boneka oleh Jepang. Hingga di tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI ini ditutup karena tugas telah selesai yakni wilayah Indonesia yang dijajah telah kembali ke NKRI.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *