Sejarah dan Asal Usul Kata Elo dan Gue

Sejarah dan Asal Usul Kata Elo dan Gue – Kata “Elo” dan “Gue” mungkin sudah familiar di telinga anda. Dua kata ini biasa digunakan oleh anak muda jakarta khususnya sebagai bentuk keakraban sesama teman.

Jika berada di Jakarta rasanya sangatlah canggung jika menggunakan istilah panggilan “saya” dan “kamu”. Kata “saya” dan “kamu” akan menjadikan kesan yang amatlah formal. Sangat tidak nyaman jika digunakan untuk memanggil teman sejawat.

Untitled

Dari mana kah asal usul kata “Elo” dan “gue”? Kebanyakan masyarakat Indonesia mengetahui dua kata tersebut berasal dari bahasa traditional masyarakat betawi.

Masyarakat atau suku betawi merupakan suku asli Jakarta. Dalam istilah panggilan untuk sejawat suku ini menggunakan istilah “Gue” sebagai pengganti “Aku” atau “Saya” dan istilah “Elo” sebagai pengganti “Kamu”.

Namun taukah anda bahwa kata “Loe” dan “Gue” berasal dari China? Pada abad ke-16 banyak pedagang Cina yang yang datang ke bebrapa wilayah di Indonesia untuk berdagang.

Bangsa China menggunakan bahasa Mandarin Hokkien yaitu bahasa Mandarin yang telah disederhanakan. Dalam bahasa tersebut kata “Lo/Lu” yang memiliki makna “kamu/anda” sedangkan kata “Gua/Gue” yang memiliki makna “Aku/Saya”.

Lalu jika pedagang China datang ke beberapa wilayah di Indonesia, mengapa hanya masyarakat betawi atau Jakarta yang menggunakan istilah “Loe” dan “Gue”? pada zaman dahulu memang pedagang China datang ke beberapa wilayang yang di Indonesia.

Dua kata ini pun bukan hanya di gunakan di wilayah Jakarta, namun di seluruh wilayah Indonesia. Namun pada saat zaman penjajahan Belanda, pusat perdagangan hanya terpusat di Jakarta. Sejak itu lah para pedagang China mulai meninggalkan wilayah lain dan berpindah ke Jakarta.

Baca Artikel Lainnya :

Banyak alasan yang mempengruhi dua kata ini untuk tetap exist sampai saat ini di jakarta. Selain dikarenakan banyak warga China yang mulai berdatangan ke Jakarta dan banyak pula yang memutuskan untuk tetap tinggal di Jakarta. Dengan begitu istilah “Elo” dan “Gue” lebih sering digunakan oleh masyarakat Jakarta baik yang masih muda maupun tua.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *