Sejarah Dan Asal Usul Menu Lalapan

Lalapan identik dengan menu wajib masyarakat Sunda. Lalapan umumnya dikenal sebagai panganan yang terdiri dari sayur – sayuran segar yang dimakan mentah mendampingi nasi dan lauk pauk lainnya. Lalapan biasanya dinikmati dengan sambal yang tingkat kepedasannya bisa disesuaikan dengan kemampuan masing – masing menahan pedas.

k 59

Pernah ngga terpikir tentang sebenarnya sejak kapan lalapan mulai ditemukan, bagaimana sejarahnya hingga akhirnya budaya memakan lalap tetap berlangsung hingga hari ini.

Budaya menyantap lalapan sudah ada sejak 10 tahun Sebelum Masehi. Hal ini terungkap dalam Prasasti Taji pada 901 Masehi. Prasasti Taji merupakan prasasti yang berisi daftar hidangan yang sering disajikan pada acara besar, diantaranya 57 karung beras, 6 ekor kerbau dan 100 ekor ayam.

Hidangan lainnya yang biasa pula disajikan adalah berupa berbagai makanan yang diasinkan seperti daging yang dikeringkan dan diasinkan, ikan yang dikeringkan dan diasinkan dan telur asin. Untuk minuman disuguhkan berbagai macam tuak yang berasal dari jnu, bunga campaga, bunga pandan dan bunga karamin

Disampaikan oleh Peneliti Sejarah Fakultas Ilmu Sejarah Universitas Padjajaran, Fadly Rahman. Dalam prasasti tersebut lalapan disebut dalam istilah kuluban sunda.

Jenis lalapan di daratan Sunda pun ternyata tidak melulu berupa daun daunan mentah ataupun sayur mentah yang umum seperti timu dan tomat. Lalapan yang sesungguhnya bisa juga berupa umbi –umbian, bumbu dasar masak seperti kunyit dan kencur, pepaya muda, biji nagka, petai dan jengkol, berbagai macam makanan tersebut juga tergolong ke dalam lalapan.

Jadi sekarang terjawab sudah kenapa sebagian besar masyarakat sunda, terkenal dengan cirri fisiknya yang paling menonjol, yaitu berkuli putih bersih, wajahnya selalu tampak segar dan tidak lesu. Kebudayaan mengkonsumsi lalapan ternyata adalah sumber makanan utama bagi wajah – wajah mereka yang rupawan.

Baca Artikel Lainnya :

Hal ini disebabkan karena kandungan serat yang dimiliki oleh sayuran sangatlah tinggi. Nilai vitamin sayuran tidak akan hilang ketika dikonsumsi mentah karena banyak enzim hidup yang terkandung di dalamnya yang siap menyatu dengan enzim baik yang ada di dalam tubuh kita untuk melakukan detoksifikasi atas racun racun di tubuh.

Syarat sederhana yang harus dilakukan ketika memakan lalapan adalah sayuran tersebut harus dicuci dengan bersih agar kandungan tanah dan pestisida yang terpapar di permukaan atau kulitnya hilang sebelum dikonsumsi.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *