Sejarah dan Asal Usul Revolusi Rusia (Sebab dan Akibat Revolusi)

Revolusi Rusia merupakan sebuah momen di mana gerakan politik yang terjadi di Rusia terjadi dan memuncak di tahun 1917 dengan momen digulingkannya pemerintahan provinsi yang sudah berganti sistem Tsar Rusia serta menuju pendirian uni Soviet.

h 3

Dua fase berbeda terjadinya Revolusi Rusia antara lain yang pertama merupakan Revolusi Februari 1917 dengan momen penggantian otokrasi Tsar Nikolai II Russia.

Yang kedua merupakan Revolusi Oktober yang terjadi akibat inspirasi Vladimir Lenin untuk memegang kekuasaan dari Pemerintah Provinsi. Efek kuat terjadi setelah terjadinya Revolusi Oktober bahkan mempengaruhi daerah perkotaan dan pedesaan.

Menurut sejarah, setidaknya ada lima alasan mengapa Revolusi Rusia sampai terjadi. Alasan tersebut antara lain:

  1. Pemerintahan Tsar Nicholass II dianggap reaksioner. Ia dianggap enggan melakukan pengakuan terhadap hak-hak politik warga negara dan ia yang mengizinkan dibentuknya sebuah daerah perwakilan rakyat Rusia yang dikenal dengan nama Duma. Sejarah mengatakan bahwa keberadaan Duma ini merupakan omong kosong dan hanya sandiwara. Pemilihan anggota Duma pun dipercaya hanya cerita fiktif dan anggota Duma yang terpilih sejatinya hanya mereka yang pro dan mendukung kebijaksanaan pemerintahan Tsar. Hasil rapat maupun rekomendasi Duma kepada Tsar bahkan tidak pernah dianggap ada.
  2. Susunan pemerintahan Tsar dianggap buruk, tidak disusun secara rasional. Tsar tidak menunjuk orang yang cakap dan profesional dalam bidangnya untuk mengisi jabatan pemerintahan. Ia hanya memilih orang-orang yang disukainya. Perilaku Tsar dikabarkan dipengaruhi oleh sang istri, Tsarrina Alexandra, yang mana sang istri pun dipengaruhi juga oleh seorang biarawan bernama Grigori Rasputin. Baik Alexandra maupun Rasputin merupakan orang-orang yang sangat tidak menyukai adanya hal baru.
  3. Perbedaan sosial semasa pemerintahan Tsar begitu mencolok. Tsar dan warga negara yang kaya hidup dalam kemewahan sementara rakyat mereka yang hanya berprofesi sebagai petani dan buruh hidup di bawah garis kemiskinan. Hak-hak pun hanya dimiliki kaum konglomerat. Perbudakan tak jarang terjadi dan menimpa mereka yang tidak mampu.
  4. Kebijakan agraria yang mengalami perubahan oleh Menteri Stolypin di tahun 1906 berujung pada keputusan perubahan tanah mir menjadi milik perseorangan anggota mir.
  5. Aliran-aliran yang menentang Tsar awalnya dapat ditindas namun tidak pernah habis. Mereka yang kontra terhadap pemerintahan Tsar melakukan gerakan bawah tanah sembari mengumpulkan kekuatan dan menunggu kesempatan.

Dengan terjadinya Revolusi Rusia ini bisa dipastikan ada dampak dan akibat yang timbul. Akibat-akibat tersebut mengenai beberapa bidang dalam kehidupan negara Rusia kala itu, di antaranya:

  1. Di bidang pemerintahan, pemerintahan Tsar akhirnya dihapuskan dan Rusia menjadi negara serikat dengan bentuk Republik dan Moscow dijadikan ibu kota.
  2. Di bidang ekonomi, pertanian dan peindustrian, kantor, pabrik, bank, dan fasilitas umum menjad dinasionalisasikan.
  3. Di bidang ideologi, kemenangan kaum Bolshewiki menjadikan paham komunisme menyebar hingga ke seluruh dunia.

Itulah sekilas mengenai sejarah, penyebab, serta akibat yang ditimbulkan dari terjadinya Revolusi Rusia pada tahun 1917.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *