Sejarah Dan Asal Usul tentang Achilles Pahlawan dari Yunani

Dalam kehidupan masyarakat Yunani, Achilles diyakini oleh banyak orang sebagai manusia setengah dewa (demigod). Hal tersebut dikarenakan ibu (Thetis) dari Achilles adalah seorang yang merupakan salah satu dari 50 Nereid.

h 4

Ketika Achilles lahir kedunia, ibunya Thetis sedang berusaha menghilangkan darah manusia (tidak abadi) Achilles yang dikarenakan ayahnya yaitu Peleus seorang manusia fana.

Ketika dalam usia 9 tahun, seorang ahli ramal yaitu Calchas menyampaikan pesan bahwa Troy tak akan dapat direbut oleh Achilles dengan cara apapun. Dikarenakan takdir tersebut lah yang akan membuat Achilles ingin pergi ke Troy kelak.

Ketika sang ibu tahu tentang ramalan kematian Achilles tersebut, Khawatir mulai melanda hati kecil nya. Karena pada dasar pengetahuannya seorang Paris, putra dari raja Priam (yakni raja dari Troy) akan berpotensi menyebabkan tersulutnya perang Trojan yang ujung-ujungnya menjemput kematian Achilles.

Berbagai celah dan cara telah ibunya lakukan, akhirnya membuat Chiron (centaur) yang bijak merasa terpanggil untuk mengajar Achilles, namun apa mau dikata, ternyata sekelas Centaur pun tidak mampu memberikan pengajaran kepada Achilles karena selalu saja melawan dan memberontak, mencuri, dan berbuat bermacam ragam kekacauan. Sehingga mengembalikan Achilles kepada ibunya Thetis.

Demi mengelabui takdir, ibunya berbuat hal yang tak masuk akal, yaitu dengan memberlakukan Achilles bak seorang wanita dengan penampilan feminim, agar dapat mengelabui takdir Achilles.

Lantas cara tersebut ditolak oleh Achilles, karena dianggap sebagai pelecehan karakter, namun dikarenakan tujuan berbeda, yaitu Achilles ingin mendekati Deidama (putrid raja), akhirnya  meng iyakan apa yang diperintahkan ibunya.

Singkat cerita, ketika dalam pertarungan melawan Trojan, Achilles setuju untuk mengirimkan sahabat karibnya yang bernama Patroclus ke dalam medan perang, namun sangat disayangkan Hector membunuhnya dengan mudah.

Dikarenakan kesal mendengar teman nya mati di tangan hector, membuat Achilles pulang lalu meminta restu kepada ibunya untuk membalas dendam terhadap Hector, Thetis mengiyakan permintaan tersebut, lalu memberikan baju baja dari Hephaestus, baju baja itu merupakan baju baja yang pernah dipakai ayahnya dulu semasa perang.

Dengan bergegas Achilles kembali ke tanah Troy, dengan sigap dia bertarung, dan akhirnya berhasil membunuh Hector, sembari berkata untuk melakukan penghinaan terhadap Hector, yakni menjadikan mayat Hector sebagai pakan makanan anjing.

Baca Artikel Lainnya :

Namun siapa disangka belum sempat memberikan mayat Hector kepada anjing, kabar tersebut langsung direspon oleh Raja Priam (Raja dari Troy), Raja pun merasa kesal dan dendam, karena Achilles telah membunuh anaknya yaitu Hector, pertikaian pun terjadi lagi antara Achilles dan Raja Priam.

Sesuai dengan takdir, akhirnya Achilles gugur dalam pertarungan melawan Raja Priam.

Sebenarnya kisah kematian Achilles terdapat banyak simpang siur, ada yang mengatakan dibunuh oleh Apollo dan Paris tepat didepan gerbang Troy, dan ada juga yang bilang bahwa Apollo sendiri yang membunuhnya.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *