Sejarah dan Asal Usul Timbulnya Revolusi Industri dan Berbagai Penemuan Penting

Revolusi industri merupakan sebuah periode antara tahun 1750 hingga 1850 dan dalam periode ini tercipta perubahan besar-besaran di berbagai bidang.

e 112

Sebut saja bidang pertanian, pertambangan, manufaktur, teknologi, dan juga transportasi turut menjadi partisipan dalam Revolusi Industri serta memiliki dampak yang cukup berpengaruh secara sosial, ekonomi, juga budaya di dunia.

Momen ini dimulai dari Inggris dan menyebar hingga seluruh Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang, lalu seluruh dunia.

Momen ini menandai terjadinya titik balik yang masif karena hampir segala aspek kehidupan manusia sangat dipengaruhi terjadinya Revolusi Industri ini. Yang paling terpengaruh adalah hal peningkatan pertumbuhan penduduk dan pendapatan rata-rata.

Dalam dua abda setelah terjadinya momen ini, rata-rata pendapatan negara secara keseluruhan meningkat hingga 6 kali. Inilah pertama kalinya dalam sejarah dunia, standar hidup dari masyarakat yang tergolong sebagai rakyat biasa menghadapi sebuah pertumbuhan masif yang berkelanjutan.

Beberapa faktor kunci yang diyakin sebagai sebab terjadinya Revolusi Industri antara lain:

  1. Masa perdamaian serta stabilitas yang kemudian diikuti dengan momen bersatunya Inggris dan Skotlandia.
  2. Hambatan perdagangan antara Inggris dan Skotlandia menjadi hilang.
  3. Adanya aturan hukum.
  4. Sistem hukum yang sederhana hingga membuat potensi terjadinya pembentukan saham gabungan perusahaan.
  5. Adanya kapitalisme.

Dalam periode Revolusi Industri ini tercipta berbagai macam penemuan yang perannya sangat besar dalam industrialisasi. Penemuan ini bahkan diklaim mempermudah serta mempercepat kerja industri, menghasilkan keuntungan yang lebih besar, dan tentunya menghemat biaya.

Hal ini menjadikan industri bekerja secara lebih efektif dan efisien. Beberapa penemuan yang penting dan terjadi pada masa ini antara lain:

  1. Flying Shuttle karya John Kay pada taun 1733 yang merupakan sebuah alat yang meningkatkan proses pemintalan sehingga lebih cepat.
  2. Spinning Jenny karya James Hargreves pada tahun 1767 dan Richard Arkwright pada tahun 1769.
  3. Mesin tenun hasil penyempurnaan Flying Shuttle karya Edmund Cartwright pada tahun 1785.
  4. Cap Selinder karya Thomas Bell pada tahun 1785 yang membuat sebuah kain putih dapat dilukis dengan pola bunga hingga 200 kali lebih cepat.
  5. Mesin uap karya James Waat pada tahun 1769 yang mengakar pada penemuan dan penciptaan lokomotif karya Richard Trevethiek (1804) dan Kapal Perang karya Robert Fulton (1814).

Baca Artikel Lainnya :

Revolusi Industri ini jelas menimbulkan efek samping yang berdampak pada aspek kehidupan seperti aspek ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain. Dari segi ekonomi sendiri, terjadinya Revolusi Industri membuat barang produksi menjadi sangat berlimpah dan dihargai murah, perusahaan kecil menjadi tidak sanggup bersaing, perdagangan menjadi sangat sengit, dan transportasi menjadi semakin baik.

Dari segi sosial, momen ini menimbulkan berkembangnya urbanisasi namun buruh mendapat upah yang lebih rendah, mulai muncul golongan pengusaha dan buruh, terdapat kesenjangan yang cukup besar antara majikan dan pekerja, hingga memicu munculnya Revolusi Sosial.

 

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *