Sejarah dan Kondisi Kerajaan Singosari

Keberadaan Kerajaan Singosari mulai terlihat melalui beberapa prasasti peninggalan kerajaan tersebut, seperti prasasti Mulamalurung. Prasasti tersebut dilahirkan pada masa pemerintahan Wisnu Wardaha.

Prasasti Mulamalurung berisi pemberian hadiah berupa Desa Dan dea Malurung kepada Pranaraja. Dalam prasasti itu pula tertulis mengenai susunan raja di Kerajaan Singosari.

r 125

Para ahli memperkirakan bahwa Prasasti Mulamalurung merupakan sumber utama. Selain prasasti tersebut, informasi mengenai Kerajaan Singosari juga tertulis di dalam Kitab Paraton.

Masih dari Prasasti Mulamalurung, dalam prasasti tersebut tercatat bahwa wilayah kerajaan terbagi menjadi dua yakni Singosari dan Kediri.

Seperti yang digambarkan di dalam kitab Paraton bahwa Ken Arok adalah tokoh penting yang mendirikan Kerajaan Singosari. Ia mendirikan Kerajaan Singosari pada sekitar tahun 1222 dan menempatkan pusat pemerintahan di Kota Malang, JawaTimur.

Ken Arok juga sempat menjabat posisi bupati di wilayah Malang. Ia bekerja untuk seorang petinggi Malang bernama Tunggul Ametung. Dalam kitab Paraton juga dikisahkan bahwa Kerajaan Singosari mengalami serangan sekitar pada tahun 1292. Pada masa itu pasukan Singosari sedang dipimpin oleh menantu Raden Wijaya.

Pasukan musuh berhasil menembus masuk ke kawasan kerajaan dan membunuh raja yang saat itu sedang berkuasa di Kerajaan Singosari yakni Kertanegara. Kemudian Raden Wijaya beserta keluarganya menyelamatkan diri dan berlari kedaerah Madura. Kisah tersebut tertulis dalam Prasasti Kudadu.

Raden Wijaya berhasil melangsungkan serangan balik. Ia bahkan sukses memporak-porandakan Jaya katwang dan memaksa tentara Mongol untuk mundur. Akibat dari serangan ini sekitar 3000 tentara Mongol tewas dan sebagian kembali ke negaranya.

Kerajaan Singosari terletak di tepi sungai Bengawan Solo. Dari letak geografisnya, rakyat Kerajaan Singosari diperkirakan bermata pencaharian berlayar. Selain lokasinya yang dekat dengan Sungai Bengawan Solo, Kerajaan Singosari juga berdiri di atas tanah yang subur.

Oleh karena itu, sektor pertanian diperkirakan juga merupakan salah satu sektor utama mata pencaharian rakyat Singosari.

Raja Kertanegara juga berusaha untuk mengembangkan sektor perdagangan rakyat Singosari melalui pembukaan dan berusaha menguasai jalur perdagangan pada masa itu. Kondisi rakyat yang tentram dan damai tidak lepas dari pengaruh para pemegang kekuasaan pada masa itu.

Salah satunya adalah Ken Arok. Sosok pendiri Kerajaan Singosari itu dikenal kerap melindungi dan berusaha menyejahterakan rakyatnya.

Sayang usaha penyejahteraan rakyat yang dilakukan Ken Arok tidak berlanjut pada masa Anusapati. Alih-alih memikirkan mengenai kehidupan rakyatnya, ia justru dikenal sebagai raja yang lebih memikirkan kehidupan pribadinya.

Baca Artikel Lainnya :

Ia juga dikenal kerap ikut dalam sabung ayam. Hal tersebut mengakibatkan kemunduran dalam hal kesejateraan dan perdamaian di Kerajaan Singosari.

Kondisi rakyat Singosari dan kesejahteraannya kembali membaik saat Kerajaan Singosari dipimpin oleh Wisbuwardana. Ia berhasil mengembalikan keadaan damai dan tentram di wilayah Singosari.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *