Sejarah Inggris : Revolusi Industri

Sejarah Inggris : Revolusi Industri – Revolusi Industri terjadi pada periode 1750-1850 yang menyebabkan terjadinya perubahan secara besar-besaran dalam bidang manufaktur, perdagangan, pertambangan, teknologi hingga transportasi sekaligus memberikan dampak mendalam terhadap kondisi ekonomi, sosial dan budaya bagi dunia.

Untitled

Revolusi ini sendiri dimulai dari Britania Raya hingga menyebar ke seluruh penjuru Eropa Barat, Jepang, Amerika Utara hingga kemudian ke seluruh dunia.

Revolusi Industri menjadi tanda terjadinya titik balik besar di dalam sejarah dunia, hampir keseluruhan aspek kehidupan sehari-hari dipengaruhi Revolusi Industri, secara khusus dalam segi peningkatan atau pertumbuhan penduduk serta pendapatan rata-rata secara berkelanjutan yang belum perah terjadi pada abad-abad sebelumnya.

Terhitung 2 abad setelah terjadinya Revolusi Industri, pendapatan perkapita di negara-negara dunia rata-rata mengalami peningkatan lebih dari 6 kali lipat. Seperti yang pernah dinyatakan oleh Robert Emerson Lucas, pemenang Hadiah Nobel.

Untuk pertama kalinya di dalam sejarah, standar hidup dari rakyat biasa mengalami pertumbuhan berkelanjutan. Perilaku ekonomi semacam ini sebelumnya tidak pernah terjadi.

Inggris memberikan landasan budaya dan hukum yang memungkinkan para pengusaha merintis Revolusi Industri. Faktor utama yang turut mendukung adanya Revolusi Industri antara lain adalah:

  1. Masa perdamaian berikut stabilitas yang diikuti penyatuan Skotlandia dan Inggris
  2. Tidak ada hambatan berarti dalam perdagangan antara Skotlandia dan Inggris
  3. Aturan hukum dengan menghormati kesucian kontrak
  4. Sistem hukum secara sederhana yang sangat memungkinkan pembentukan saham gabungan dari perusahaan (korporasi)
  5. Adanya pasar bebas (kapitalisme)

Revolusi Industri dimulai akhir abad ke-18 dengan adanya peralihan penggunaan tenaga kerja di Inggris yang menggunakan tenaga hewan hingga digantikan manusia yang juga digantikan mesin manufaktur.

Periode awal dimulai melalui diterapkannya mekanisme pada industri kecil, pengembangan teknik dalam pembuatan besi sekaligus peningkatan pemanfaatan batu bara.

Baca Artikel lainnya :

Ekspansi perdagangan juga turut dikembangkan melalui pembangunan terusan, rel kereta api sampai perbaikan jalan raya.

Peralihan perekonomian pertanian menuju perekonomian berbasis manufaktur ini sendiri menyebabkan perpindahan penduduk secara besar-besaran dari desa ke kota. Pada akhirnya juga menyebabkan populasi kota besar Inggris membengkak.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *