Sejarah Kerajaan Singasari

Megahnya candi dan prasasti di Jawa Timur telah menjadi bukti nyata kehadiran Kerajaan Singasari dalam sejarah Indonesia.Kerajaan yang  terletak  di  Pulau Jawa ini didirikan oleh Ken Arok pada sekitar tahun 1222.

Kemunculan Ken Arok ini juga menandai lahirnya dinasti baru yang diberi nama Dinasti Rajasa (Rajasa wangsa) atau disebut pula Girindra (Girindra wangsa).

q 93

Meski berhasil mendirikan Kerajaan Singasari, masa kepemimpinan Ken Arok tergolong pendek yakni hanya  lima tahun. Pada tahun 1227, masa kepemimpinan Ken Arok terpaksa berhenti karena kejadian tragis. Ken Arok dibunuh oleh seorang pesuruhan aktirinya, Anusapati.

Dengan tragedy kematian Ken Arok maka jatuhlah tahta kekuasaan Kerajaan Singasari ketangan Anusapati. Meski menjabat dalam kurun waktu yang panjang, Anusapati tidak melakukan perubahan-perubahan yang signifikan pada perkembangan Kerajaan Singasari.

Peristiwa tragis ternyata belum usai di Kerajaan Singasari. Pembunuhan Ken Arok akhirnya diketahui oleh putra kandung Ken Arok, Tohjoyo.Ia merasa tidak terima dengan perbuatan Anusapati dan memutuskan membalas dendam. Kemudian Tohjoyo membunuh Anusapati dengan menggunakan keris.

Kerajaan Singasari terus bergonta ganti pemimpin hingga Kerta Negara resmi menjadi Raja Singasari terakhir.Pada masa kepemimpinannya pula Kerajaan Singasari menjadi kerajaan besar.Kerta negara memiliki visi menyatukan seluruh tanah air selama ia menjabat sebagai raja.

Berbagai usaha juga dilakukan oleh Kerta Negara untuk mencapai tujuannya tersebut.Salah satu upayanya adalah mengganti petinggi-petinggi Kerajaan Singasari dengan orang-orang baru.

Beberapa petinggi yang diganti adalah Patih Raganata yang digantikan oleh Patih Aragani. Selain itu juga banyak orang-orang  baru yang menempati posisi bupati di wilayah Sumenep, Madura.Orang-orang tersebut diberi gelar Aria Wiaraja.

Namun sayang, Kerta Negara gugur dalam medan peperangan saat berniat memperluas wilayah kekuasaannya. Usai gugurnya Kerta negara, Kerajaan Singasari diambil alih oleh Jaya katwang.

Meski telah gugur di medan perang, rakyat Singasari tidak serta merta melupakan jasa Kerta negara. Rakyat Singasari membangun arca yang menggambarkan perwujudandirinya  di wilayah Taman Simpang, Surabaya.

Meski di awal berdirinya Kerajaan Singasari penuh dengan intrik antar keluarga, rakyat kerajaan yang terletak di Jawa Timur ini tergolong hidup dalam kesejahteraan dan damai.Sayang, pada  , Kerajaan Singasari tidak mendapat perhatian dengan baik.

Keadaan sosialr akyat Singasari kembali membaik saat dipimpin oleh Wisnu wardana.Pada masa tersebut, rakyat kembali hidup dalam ketentraman dan kedamaian. Mayoritas rakyat Singasari bermata pencaharian sebagai petani dan ada beberapa diantaranya yang  berlayar dan berdagang.

Baca Artikel Lainnya :

Berbagai informasi mengenai keadaan Kerajaan Singasari diketahui melalui peninggalan berupa candid an patung. Beberapa candi peninggalan Kerajaan Singasari adalah Candi Kidal, Candi  Singasari, dan Candi Jago.

Selain candi, Kerajaan Singasari juga memiliki patung yang cukup terkenal seperti patung Ken Dedes dan Patung Kertanegara.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *