Sejarah Masa Kejayaan Kerajaan Tarumanagara

Sejarah Masa Kejayaan Kerajaan Tarumanagara – Kerajaan Tarumanagara atau disebut Kerajaan Taruma merupakan kerajaan yang dipimpin oleh Purnawarman di abad ke lima. Kerajaan Tarumanagara menghasilkan prasasti-prasasti yang diketahui paling awal di pulau Jawa.taruma2

Kerajaan Tarumanagara berada tidak jauh dari Jakarta dan menurut prasasti Tugu, Purnawarman dituliskan membangun sebuah yang mengubah aliran sungai Cakung dan mengeluarkan sebuah area pantai untuk pertanian dan pemukiman. Di dalam prasastinya, Purnawarman bergabung dengan Vishnu dan Brahmins mengamankan proyek hidrolik dengan ritual.

taruma

Kerajaan Tarumanagara ada antara tahun 358 hingga 669 masehi. Diketahui diawal catatan tertulis keberadaan Kerajaan Tarumanagara yang dituliskan dalam monument batu. batu tertulis disebut prasasti dalam bahasa Indonesia.

Sebuah prasasti berlokasi di sebuah badan sungai Ciaruteun sehingga disebut prasasti Ciaruteun dari abad ke lima tertuliskan di surat Vengi dan dalam bahasa sansekerta melaporkan raja yang paling terkenal dari Kerajaan Tarumanagara, dan tertuliskan bahwa Purnawarman merupakan rajadari Kerajaan Tarumanagara yang sangat berani dan mengontrol dunia. Prasasti kebon kopi ditemukan dekat berdekatan dengan batu telapak gadjah dengan sebuah prasasti dan terukir dua tapak besar gajah.

Tidak hanya batu-batu tersebut yang membuktikan keberadaan raja Purnawarman dan Kerajaan Tarumanagara nya. Terdapat juga sumber sejarah cina, sejak Kerajaan Tarumanagara mengatur perluasan perdagangan dan hubungan diplomatic dalam perluasan batas antara India dan Cina.

Biksu Budha Cina Fa Xian melaporkan dalam bukunya fo-kuo-chi (414) bahwa biksu tersebut menetap di pulau ye-po-ti (pengucapan cina Javadwipa) yang kemungkinan besar bagian barat pulau jawa, selama enam bulan dari bulan Desember 412 sampai bulan Mei 413.

Biksu tersebut melaporkan bahwa hukum Budha tidak banyak diketahui tetapi bahwa Brahman (kepercayaan hindu) berkembang dengan pesat dan animisme juga. Kerajaan yang disebutkan dalam sejarah dinasti Sui, raja To-lo-mo (Taruma) telah mengirim misi diplomatic yang tiba di Cina pada tahun 528 dan 535 masehi. Itu disebutkan bahwa kerajaan tersebut berada jauh di selatan Cina. Sejarah dari dinasti Tang disebutkan pada tahun 666 dan 669 utusan To-loma telah mengunjungi istana Tang.

Beberapa raja memimpin setelah Purnawarman. Raja Tarusbawa dari Sunda Sembawa (budak kerajaan Tarumanagara) menikah dengan Manasih yang merupakan anak perempuan tertua dari linggawarman kemudian membuatnya sebagai pewaris Linggawarman.

Raja Tarusbawa lebih tertarik untuk membangun kembali kerajaannya sendiri Sundapura sebagai ibukotanya yang baru dan meninggalkan ibukota Kerajaan Tarumanagara. Kejadian ini dijadikan sebagai sebuah alasan bagi raja Wretikandayun (pendiri kerajaan Galuh) untuk berpisah dengan Kerajaan Tarumanagara. Raja Wretikandayun meminta raja Tarusbawa untuk memisahkan batas wilayah Kerajaan Tarumanagara menjadi dua bagian.

Galuh mendapat sebuah dukungan dari kerajaan Kalingga (kerajaan pertama di jawa tengah) untuk berpisah dari Kerajaan Tarumanagara karena Kerajaan Galuh dan Kalingga telah membuat kerjasama melalui pernikahan dinasti.

Seorang anak laki-laki dari raja Wretikandayun menikahi putri ratu Shima ‘Parwati’ dari kerajaan Kalingga dan Sana atau Bratasenawa atau Sena (cucu dari raja Wretikandayun) menikahi Sanaha (cucu dari ratu Shima). Dalam posisi yang lemah dan mengharapkan untuk menghindari perang sipil, raja muda Tarusbawa menerima permintaan raja Wretikandayun.

Setelah 670, Kerajaan Tarumanagara dibagi menjadi dua kerajaan yaitu kerajaan Sunda dan kerajaan Galuh dengan sungai Citarum sebagai pembatas. Berdasarkan prasasti kota kapur dari abad ke 7, Sriwijaya, meluncurkan ekspedisi militer melawan Bhumi Jawa, periode tersebut bertepatan dengan keruntuhan Kerajaan Tarumanagara. Sepertinya Kerajaan Tarumanagara diserang dan dikalahkan oleh kerajaan Sriwijaya sekitar tahun 686.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *