Sejarah Pembentukan Organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa

Sejarah Pembentukan Organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa – Awal terbentuknya organisasi internasional ini bermula dari Perang Dunia II. Sejak saat itu tujuan dan aktivitasnya telah meluas sejak awal abad 21. Rencana konkrit awalnya, sebuah organisasi dunia yang dimulai di bawah pengawasan dan perlindungan Departemen Amerika Serikat di tahun 1939.pbb

Presiden Amerika Serikat Franklin Roosevalt awalnya menyarankan menggunakan nama United Nations menunjuk pada persekutuan Perang dunia II kepada perdana menteri Inggris Winston Churchill selama kunjungan tiga minggu terakhir ke Gedung Putih di bulan Desember 1941. Franklin Roosevalt menyarankan nama alternatif lain yaitu Associated Powers.

Winston Churchill menerima ide tersebut dan menyebutkan bahwa Lord Byron menggunakan frase United nation di dalam puisinya Childe Harold’s Pilgrimage yang mana menyerahkan ke persekutuan pada pertarungan Battle of Waterloo di tahun 1815.

Teks Declaration by United Nation disusun oleh presiden Amerika Serikat Franklin D Roosevalt, perdana menteri kerajaan Inggris Winston Churchill dan ajudan Roosevalt, Harry Hopkins ketika pertemuan di gedung putih pada tanggal 29 Desember 1941. Penggunaan secara resmi nama PBB pada tanggal 1-2 Januari 1942 ketika 26 perwakilan pemerintah Negara menandatangani deklarasi.

Satu perubahan utama dari Atlantic Charter adalah penambahan sebuah ketetapan untuk kebebasan beragama. Di awal tahun 1945 ini telah ditandatangani oleh 21 negara lagi. Selam perang, PBB menjadi istilah resmi untuk persekutuan. Untuk bergabung Negara-negara harus menandatangani deklarasi.

Dari bulan Agustus sampai Oktober 1944, perwakilan Tiongkok, kerajaan Inggris, Amerika Serikat dan USSR bertemu untuk rencana-rencana terperinci pada Dumbarton Oaks Conference di Washington DC. Pembicaraan ini dan berikutnya menghasilkan skema proposal tujuan organisasi PBB, keanggotaan dan organ, begitu juga rencana untuk mengurus kedamaian dan keamanan serta kerjasama sosial dan ekonomi.

Pemerintah seluruh dunia berdiskusi dan berdebat mengenai proposal ini. pada konferensi Yalta disetujui bahwa keanggotaan sebaiknya terbuka untuk Negara yang telah bergabung dengan persekutuan pada tanggal 1 Maret 1945. Brazil, Syria dan beberapa Negara yang berkualifikasi untuk keanggotaan oleh deklarasi perang di Jerman atau Jepang di tiga bulan pertama tahun 1945.

Pada tanggal 25 April 1945, United Nations conference on international organization dimulai di San Francisco. Penambahan pemerintah, sejumlah organisasi non-pemerintah termasuk Rotary Internationaal dan Lions Club international menerima undangan untuk membantu dalam membuat sebuah piagam.

Setelah bekerja selama dua bulan, 50 perwakilan negara pada konferensi menandatangani piagam PBB pada 26 Juni 1945. Polandia yang tidak mampu mengirim perwakilannya ke konferensi karena ketidakstabilan politik, penandatanganan piagam PBB pada 15 Oktober 1945.

Piagam PBB ditetapkan bahwa sebelum ini berpengaruh, harus disyahkan oleh pemerintah Tiongkok, Perancis, USSR, Inggris dan Amerika Serikat serta oleh mayoritas 46 penandatangan. Ini terjadi pada 24 Oktober 1945 dan PBB secara resmi dibentuk.

Berikut adalah Negara-negara yang menandatangani piagam PBB saat itu : Amerika Serikat – 8 Agustus 1945, Perancis – 31 Agustus 1945, perwakilan Dominican – 4 Sep 1945, Nicaragua – 6 Sep 1945, New Zealand – 19 Sep 1945, Brazil – 21 Sep 1945, Argentina – 24 Sep 1945, El Salvador – 26 Sep 1945, Haiti – 27 Sep 1945, Tiongkok – 28 Sep 1945, Turkey – 28 Sep 1945, Denmark – 9 Oktober 1945, Chile – 11 Oct 1945, Filipina – 11 Oktober 1945, Paraguay – 12 Oktober 1945, Cuba – 15 Oktober 1945, Lebanon – 15 Oktober 1945, Iran – 16 Oktober 1945, Luxembourg – 17 Oktober 1945, Saudi Arabia – 18 Oktober 1945, Czechoslovakia – 19 Oct 1945, Syria – 19 Oktober 1945, Yugoslavia – 19 Oktober 1945, Inggris – 20 Oktober 1945, Mesir – 22 Oktober 1945, Byelorussia – 24 Oktober 1945, Polandia – 24 Oktober 1945, Ukraina – 24 Oktober 1945, USSR – 24 Oktober 1945, Greece – 25 Oktober 1945, India – 30 Oktober 1945, Peru – 31 Oktober 1945, Australia – 1 Nov 1945, Costa Rica – 2 Nov 1945, Liberia – 2 Nov 1945, Colombia – 5 Nov 1945, Mexico – 7 Nov 1945, Afrika Selatan – 7 Nov 1945, Kanada – 9 Nov 1945, Ethiopia – 13 Nov 1945, Panama – 13 Nov 1945, Bolivia – 14 Nov 1945, Venezuela – 15 Nov 1945, Honduras – 17 Nov 1945, Guatemala – 21 Nov 1945, Norway – 27 Nov 1945, Belanda – 10 Desember 1945, Uruguay – 18 Desember 1945, Ekuador – 21 Desember 1945, Iraq – 21 Desember 1945, Belga – 27 Desember 1945.

Baca juga : Biografi Tokoh Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *